Citranuari, Sekar Jingga (2026) HUBUNGAN TINGKAT STRES AKADEMIK DENGAN DISMENORE PADA REMAJA PUTRI KELAS XII DI SMA NEGERI 1 BANTUL. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text (AWAL)
bagian awal.pdf

Download (744kB)
Text (ABSTRAK)
abstrac.pdf

Download (191kB)
Text (BAB 1)
bab 1.pdf

Download (197kB)
Text (BAB 2)
bab 2.pdf

Download (392kB)
Text (BAB 3)
bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (347kB)
Text (BAB 4)
bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (219kB)
Text (BAB 5)
bab 5.pdf

Download (120kB)
Text (REFERENSI)
dapus.pdf

Download (130kB)
Text (LAMPIRAN)
lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
Official URL: http://poltekkesjogja.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Dismenore merupakan masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, konsentrasi, prestasi belajar, serta kualitas hidup. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan dismenore adalah stres akademik. Tingginya tuntutan akademik pada siswi kelas XII berpotensi meningkatkan stres yang dapat memengaruhi keseimbangan hormon dan memperberat nyeri menstruasi. Tujuan: Mengetahui hubungan tingkat stres akademik dengan dismenore pada remaja putri kelas XII di SMA Negeri 1 Bantul. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Variabel independen dalam penelitian ini adalah tingkat stres akademik, sedangkan variabel dependen adalah dismenore. Populasi penelitian adalah seluruh siswi kelas XII SMA Negeri 1 Bantul. Sampel berjumlah 147 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Tingkat stres akademik diukur menggunakan Educational Stress Scale for Adolescents (ESSA), sedangkan dismenore diukur menggunakan Numerical Rating Scale (NRS). Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil: Analisis univariat menunjukkan sebagian besar responden mengalami stres akademik kategori berat sebanyak 52 responden (35,4%) dan dismenore kategori sedang sebanyak 66 responden (44,9%). Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres akademik dengan dismenore pada remaja putri kelas XII SMA Negeri 1 Bantul (p=0,000), di mana semakin tinggi tingkat stres akademik maka semakin berat tingkat dismenore yang dialami. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres akademik dengan dismenore pada remaja putri kelas XII SMA Negeri 1 Bantul. Pengelolaan stres yang efektif dapat membantu mengurangi gejala dismenore dan meningkatkan kesehatan reproduksi remaja. Kata Kunci: stres akademik, dismenore, remaja putri

Item Type: Thesis (Skripsi)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: stres akademik, dismenore, remaja putri
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 08 Jul 2026 09:00
Last Modified: 08 Jul 2026 09:00
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22787

Actions (login required)

View Item View Item