ATTQIYYAH, MUNA ROIHANAH (2026) Gambaran Karakteristik Ibu Balita Stunting Usia 24-59 Bulan Di Puskesmas Minggir Kabupaten Sleman. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES YOGYAKARTA.
|
Text (Awal)
Awal.pdf Download (1MB) |
|
Text (Abstract)
Abstract.pdf Download (562kB) |
|
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf Download (518kB) |
|
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf Download (580kB) |
|
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (653kB) |
|
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf Restricted to Registered users only Download (443kB) |
|
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf Download (375kB) |
|
Text (References)
References.pdf Download (518kB) |
|
Text (Appendices)
Appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
Abstract
Latar Belakang: Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia. Meskipun prevalensi stunting menunjukkan tren penurunan, kasus stunting masih ditemukan di beberapa wilayah, termasuk wilayah kerja Puskesmas Minggir Kabupaten Sleman. Karakteristik ibu merupakan salah satu faktor yang berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan anak serta dapat memengaruhi risiko terjadinya stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik ibu balita stunting usia 24–59 bulan di Puskesmas Minggir Kabupaten Sleman. Tujuan: Mendeskripsikan karakteristik ibu balita stunting usia 24–59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Minggir, Kabupaten Sleman. Metode: Penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional dilaksanakan Februari–Mei 2026. Sampel terdiri dari 64 ibu balita stunting usia 24–59 bulan yang dipilih secara purposive sampling. Data diambil dari rekam medis dan dianalisis secara univariat untuk menampilkan distribusi frekuensi dan persentase. Variabel meliputi usia ibu, paritas, jarak kehamilan, tinggi badan, Indeks Massa Tubuh (IMT), dan riwayat anemia. Hasil: Mayoritas responden berusia 20–35 tahun (81,2%), multipara (70,3%), memiliki jarak kehamilan berisiko (60,9%), memiliki tinggi badan ≥150 cm (78,1%), tidak mengalami anemia (78,1%), dan memiliki IMT tidak normal (56,2%). Kesimpulan: karakteristik ibu balita stunting di Puskesmas Minggir Kabupaten Sleman didominasi oleh ibu dengan usia reproduksi sehat, paritas multipara, jarak kehamilan berisiko, tinggi badan normal, IMT tidak normal, dan kadar hemoglobin normal pada trimester III kehamilan. Kata Kunci: Karakteristik ibu, usia, paritas, jarak kehamilan, tinggi badan, IMT, anemia.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Karakteristik ibu, usia, paritas, jarak kehamilan, tinggi badan, IMT, anemia |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi DIII Kebidanan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 03 Jul 2026 10:10 |
| Last Modified: | 03 Jul 2026 10:10 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22700 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
