Zahrani, Dika Nararya Nabila (2026) PERBEDAAN VARIASI WAKTU INKUBASI TERHADAP KADAR TRIGLISERIDA PADA SERUM SELAMA 15 MENIT DAN 75 MENIT DI SUHU RUANG. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (COVER)
Awal.pdf Download (647kB) |
|
Text (ABSTRACT)
Abstract.pdf Download (119kB) |
|
Text (CHAPTER 1)
Chapter 1.pdf Download (132kB) |
|
Text (CHAPTER 2)
Chapter 2.pdf Download (359kB) |
|
Text (CHAPTER 3)
Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (203kB) |
|
Text (CHAPTER 4)
Chapter 4.pdf Restricted to Registered users only Download (222kB) |
|
Text (CONCLUSION)
Conclusion.pdf Download (42kB) |
|
Text (REFERENCES)
References.pdf Download (219kB) |
|
Text (APPENDICES)
Appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
Abstract
Latar Belakang : Waktu inkubasi merupakan faktor analitik dalam pemeriksaan kimia klinik, pada metode enzimatik Glycerol-3-Phosphate Oxidase Para-Aminophenazone (GPO-PAP) untuk pengukuran kadar trigliserida serum. Pemeriksaan trigliserida umumnya menggunakan waktu inkubasi 15 menit pada suhu ruang sesuai Standar Operasional Prosedur. Waktu inkubasi hingga 75 menit diduga dapat memengaruhi aktivitas enzim dan akurasi hasil pemeriksaan.Tujuan : Mengetahui perbedaan kadar trigliserida serum antara inkubasi 15 menit dan 75 menit di suhu ruang Metode : Penelitian ini menggunakan rancangan quasi experimental dengan desain static group comparison. Sampel penelitian berjumlah 42 serum responden yang memenuhi kriteria inklusi. Pemeriksaan trigliserida dilakukan menggunakan metode GPO-PAP dua perlakuan waktu yaitu 15 menit dan 75 menit pada suhu ruang. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji shapiro-wilk untuk normalitas dan uji wilcoxon untuk mengetahui perbedaan kadar trigliserida.Hasil : Rata-rata kadar trigliserida pada waktu inkubasi 15 menit sebesar 127,25 mg/dL, sedangkan pada waktu inkubasi 75 menit sebesar 123,96 mg/dL. Selisih rata-rata kadar trigliserida antara kedua perlakuan sebesar 3,28 mg/dL atau sekitar 2,58%. Hasil uji wilcoxon menunjukkan terdapat perbedaan signifikan kadar trigliserida antara waktu inkubasi 15 menit dan 75 menit (p < 0,05). Nilai persen bias relatif berdasarkan total allowable error (TEa) sebesar 1,93% dan masih berada di bawah batas CLIA yaitu ±25%.Kesimpulan : Terdapat perbedaan kadar trigliserida serum antara waktu inkubasi 15 menit dan 75 menit di suhu ruang. Inkubasi 75 menit menunjukkan penurunan hasil pemeriksaan sehingga kurang efektif digunakan karena telah melewati waktu optimal reaksi enzimatik.Kata Kunci : Trigliserida, Waktu Inkubasi, Metode Enzimatik GPO-PAP, Suhu Ruang.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Trigliserida, Waktu Inkubasi, Metode Enzimatik GPO-PAP, Suhu Ruang. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RB Pathology |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Teknologi Laboratorium Medis > Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 08:45 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 08:45 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22559 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
