Pramesti, Devina Putri (2026) GAMBARAN PENERAPAN GOOD MANUFACTURING PRACTICES (GMP) PADA OLAHAN OPOR TELUR DI INSTALASI GIZI RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH GAMPING. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Cover)
Awal.pdf Download (604kB) |
|
Text (Abstract)
Abstract.pdf Download (201kB) |
|
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf Download (247kB) |
|
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf Download (314kB) |
|
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (242kB) |
|
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf Restricted to Registered users only Download (593kB) |
|
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf Download (163kB) |
|
Text (References)
References.pdf Download (224kB) |
|
Text (Appendics)
Appendics.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Latar Belakang : Penyelenggaraan makanan di rumah sakit bertujuan menyediakan makanan yang aman, berkualitas, dan sesuai kebutuhan gizi pasien. Keamanan pangan penting untuk mencegah foodborne disease, terutama pada pasien yang rentan, sehingga diperlukan peran penjamah makanan yang menjaga kebersihan dan sanitasi. Penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) menjadi upaya untuk menjamin keamanan pangan. Telur sebagai bahan pangan hewani berisiko mengalami kontaminasi mikroorganisme seperti Salmonella sp. Oleh karena itu, penerapan GMP diperlukan untuk meningkatkan keamanan pangan dan kualitas produk olahan telur sebelum disajikan kepada pasien. Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan GMP pada olahan opor telur di Instalasi Gizi Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping. Metode: Metode penelitian ini adalah observasional dengan desain penelitian cross sectional. Pengumpulan data menggunakan formulir GMP dari BPOM RI 2003 dengan melakukan penilaian terhadap 13 aspek GMP. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek utama GMP meliputi suplai air, pengendalian hama, kesehatan dan higiene karyawan, serta pengendalian proses termasuk dalam kriteria B (baik) dengan rata-rata skor 2,93. Aspek pendukung seperti lingkungan produksi, peralatan produksi, fasilitas dan kegiatan higiene sanitasi, label pangan, penyimpanan, manajemen pengawasan, pencatatan dan dokumentasi, serta pelatihan karyawan juga termasuk dalam kriteria B (baik) dengan rata-rata skor 2,88. Secara keseluruhan, penerapan GMP di Instalasi Gizi RS PKU Muhammadiyah Gamping termasuk dalam kategori baik. Kesimpulan : Penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) pada olahan opor telur yang dilakukan di Instalasi Gizi PKU Muhammadiyah Gamping termasuk dalam kategori B (Baik). Kata Kunci : Keamanan pangan, Good Manufacturing Practices (GMP), Opor telur
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Keamanan pangan, Good Manufacturing Practices (GMP), Opor telur |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Gizi > Program Studi DIII Gizi |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 02:54 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 02:54 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22519 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
