Herliana, Dhea (2026) GAMBARAN VARIASI LAUK NABATI BERDASARKAN FREKUENSI PENGGUNAAN BAHAN MAKANAN DAN TEKNIK PENGOLAHAN PADA MENU YANG DISAJIKAN DI RSUD WONOSARI. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text (Cover)
Awal.pdf

Download (612kB)
Text (Abstract)
Abstract.pdf

Download (191kB)
Text (Chapter 1)
Chapter1.pdf

Download (243kB)
Text (Chapter 2)
Chapter2.pdf

Download (264kB)
Text (Chapter 3)
Chapter3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (287kB)
Text (Chapter 4)
Chapter4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (278kB)
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf

Download (171kB)
Text (References)
References.pdf

Download (204kB)
Text (Appendices)
Appendices.pdf
Restricted to Registered users only

Download (287kB)
Official URL: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id

Abstract

Latar Belakang : Variasi lauk nabati dalam penyelenggaraan makanan rumah sakit ditunjukkan dari frekuensi penggunaan bahan makanan dan teknik pengolahan yang digunakan. Penggunaan bahan makanan serta teknik pengolahan yang kurang bervariasi dapat menimbulkan kebosanan pasien dan berpotensi meningkatkan sisa makanan. Tujuan : Mengetahui gambaran variasi lauk nabati berdasarkan frekuensi penggunaan bahan makanan dan teknik pengolahan pada menu yang disajikan di RSUD Wonosari. Metode : Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan desain cross sectional. Objek penelitian adalah lauk nabati pada siklus menu non-diet pasien kelas II dan III di RSUD Wonosari. Data diperoleh melalui observasi dan dokumentasi siklus menu, kemudian dianalisis berdasarkan frekuensi penggunaan bahan makanan dan teknik pengolahan lauk nabati. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa lauk nabati yang digunakan terdiri dari tahu dan tempe. Penggunaan tahu sebesar 63,33% (19 kali) dan tempe sebesar 46,67% (14 kali), sehingga berdasarkan parameter termasuk kategori tidak bervariasi. Teknik pengolahan yang digunakan meliputi rebus sebesar 63,64% (21 kali), goreng sebesar 33,33% (11 kali), dan kukus sebesar 3,03% (1 kali). Teknik pengolahan didominasi oleh metode rebus, sedangkan penggunaan metode kukus masih sangat rendah. Kesimpulan : Variasi lauk nabati berdasarkan frekuensi penggunaan bahan makanan pada menu yang disajikan di RSUD Wonosari tergolong tidak bervariasi karena didominasi oleh penggunaan tahu dengan persentase sebesar 63,33%. Selain itu, variasi lauk nabati berdasarkan teknik pengolahan juga tergolong tidak bervariasi karena terdapat penggunaan teknik pengolahan yang sama secara berulang hingga tiga kali dalam satu hari yang sama. Kata Kunci : Lauk nabati, Variasi menu, Frekuensi penggunaan bahan makanan, Teknik pengolahan, Rumah sakit.

Item Type: Thesis (Diploma)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: Lauk nabati, Variasi menu, Frekuensi penggunaan bahan makanan, Teknik pengolahan, Rumah sakit.
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Gizi > Program Studi DIII Gizi
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 01 Jul 2026 02:53
Last Modified: 01 Jul 2026 02:53
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22513

Actions (login required)

View Item View Item