Keishanova, Audia Firsty (2026) PERBEDAAN HASIL PEMERIKSAAN ACTIVATED PARTIAL THROMBOPLASTIN TIME (APTT) PADA PLASMA SITRAT YANG DISIMPAN PADA SUHU RUANG DAN SUHU REFRIGERASI (2-8°C) SELAMA 3 JAM. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Awal)
Awal.pdf Download (634kB) |
|
Text (Abstract)
Abstrac.pdf Download (182kB) |
|
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf Download (221kB) |
|
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf Download (372kB) |
|
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (330kB) Request a copy |
|
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf Restricted to Registered users only Download (241kB) Request a copy |
|
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf Download (160kB) |
|
Text (References)
References.pdf Download (182kB) |
|
Text (Appendices)
Appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Pemeriksaan Activated Partial Thromboplastin Time (APTT) merupakan salah satu pemeriksaan hemostasis yang digunakan untuk menilai jalur koagulasi intrinsik. Hasil pemeriksaan APTT dapat dipengaruhi oleh faktor pra analitik, salah satunya penanganan spesimen plasma sitrat. Dalam praktik laboratorium, keterlambatan pemeriksaan sering terjadi akibat keterbatasan fasilitas dan alur kerja sehingga plasma sitrat perlu disimpan terlebih dahulu pada suhu tertentu. Kondisi penyimpanan plasma sitrat pada suhu ruang dan suhu refrigerasi dapat memengaruhi hasil pemeriksaan APTT. Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan hasil pemeriksaan Activated Partial Thromboplastin Time (APTT) pada plasma sitrat yang disimpan pada suhu ruang dan suhu refrigerasi (2-8°C) selama 3 jam. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional analitik dengan desain Cross-Sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 30 sampel darah yang nantinya plasma hasil sentrifugasi akan diberikan dua perlakuan yaitu disimpan pada suhu ruang dan suhu refrigerasi (2-8°C) selama 3 jam. Sampel akan diperiksa menggunakan alat koagulometer. Hasil: Hasil menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan pada analisis statistik menggunakan uji Wilcoxon didapatkan hasil Sig (0,416) ≥ 0,05 antara sampel plasma sitrat yang disimpan pada suhu ruang dan suhu refrigerasi (2-8°C) selama 3 jam. Kesimpulan: Hasil pemeriksaan Activated Partial Thromboplastin Time (APTT) pada plasma sitrat yang disimpan pada suhu ruang dan suhu refrigerasi (2-8°C) selama 3 jam tidak terdapat perbedaan yang signifikan. Kata Kunci: Activated Partial Thromboplastin Time (APTT), plasma sitrat, suhu penyimpanan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Activated Partial Thromboplastin Time (APTT), plasma sitrat, suhu penyimpanan. |
| Subjects: | R Medicine > RZ Other systems of medicine |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Teknologi Laboratorium Medis > Program Studi DIII Teknologi Laboratorium |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 30 Jun 2026 01:24 |
| Last Modified: | 30 Jun 2026 01:24 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22480 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
