Safira, Adzkia Tharra (2026) PENGARUH KADAR HEMOGLOBIN DALAM DARAH DENGAN TINGKAT KELELAHAN PADA PASIEN GAGAL JANTUNG. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (COVER)
Cover.pdf Download (297kB) |
|
Text (AWAL)
Awal.pdf Download (2MB) |
|
Text (Abstract)
Abstrak.pdf Download (243kB) |
|
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf Download (288kB) |
|
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf Download (389kB) |
|
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (318kB) |
|
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf Restricted to Registered users only Download (298kB) |
|
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf Download (268kB) |
|
Text (References)
References.pdf Download (255kB) |
|
Text (Appendices)
Appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
Abstract
ABTSRAK Latar Belakang: Gagal jantung dapat menurunkan kemampuan jantung memompa darah sehingga distribusi oksigen ke jaringan tidak optimal. Kadar hemoglobin rendah berpotensi memperburuk oksigenasi dan meningkatkan kelelahan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peengaruh kadar hemoglobin dalam darah dengan tingkat kelelahan pada pasien gagal jantung. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan mengukur kadar hemoglobin, menilai tingkat kelelahan, dan menganalisis pengaruh kadar hemoglobin dalam darah dengan tingkat kelelahan pada pasien gagal jantung. Metode Penelitian: Peneltian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 34 pasien gagal jantung rawat jalan di poli jantung RSUD Panembahan Senopati Bantul periode Februari-Maret 2026 dengan teknik total sampling. Kadar hemoglobin diukur menggunakan hematology analyzer Beckman Coulter DxH 900 dengan sampel darah EDTA, sedangkan tingkat kelelahan dinilai menggunakan Fatigue Severity Scale (FSS). Data dianalisis menggunakan uji Spearman r'ho dengan α = 0,05 Hasil Penelitian: Rerata kadar hemoglobin responden laki-laki sebesar 13,4 g/dL dan perempuan 11,9 g/dL. Sebanyak 21 responden (61,8%) tidak mengalami anemia, sedangkan 13 responden (38,2%) mengalami anemia. Tingkat kelelahan mayoritas berada pada kategori tinggi sebanyak 20 responden (58,8%). Hasil uji Spearman’s rho menunjukkan nilai signifikansi 0,735 dengan koefisien korelasi -0,060. Kesimpulan: Tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara kadar hemoglobin dalam darah dengan tingkat kelelahan pada pasien gagal jantung. Kelelahan pada pasien gagal jantung bersifat multifaktorial dan dapat dipengaruhi oleh fungsi jantung, perfusi jaringan, komorbid, status nutrisi, aktivitas fisik, serta kondisi psikologis. Kata Kunci : Hemoglobin, kelelahan, gagal jantung, Fatigue Severity Scale, anemia
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Kata Kunci : Hemoglobin, kelelahan, gagal jantung, Fatigue Severity Scale, anemia |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RB Pathology R Medicine > RZ Other systems of medicine |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Teknologi Laboratorium Medis > Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 09:01 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 09:01 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22451 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
