Aini, Afifah Umi Adi Nur (2026) PENGARUH PENUNDAAN WHOLE BLOOD 1 JAM DAN 2 JAM PADA PASIEN DIABETES MELITUS TERHADAP PARAMETER ANEMIA. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text (Awal)
Awal.pdf

Download (2MB)
Text (Abstract)
Abstract.pdf

Download (618kB)
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf

Download (565kB)
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf

Download (1MB)
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (795kB)
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (901kB)
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf

Download (422kB)
Text (References)
References.pdf

Download (545kB)
Text (Appendices)
Appendices.pdf

Download (1MB)
Text (SKRIPSI)
SKRIPSI AFIFAH UMI ADI NUR AINI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)
Official URL: https://poltekkesjogja.ac.id

Abstract

Latar Belakang : Diabetes melitus merupakan gangguan metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia akibat gangguan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Hiperglikemia kronis dapat menyebabkan perubahan struktur membran eritrosit sehingga eritrosit menjadi lebih rapuh dan mudah mengalami hemolisis. Pemeriksaan hematologi seperti jumlah eritrosit dan indeks eritrosit sangat penting dilakukan, Namun akurasi hasil pemeriksaan sangat dipengaruhi oleh faktor pra-analitik, salah satunya adalah tertundanya pemeriksaan sampel darah. Tujuan Penelitian : Mengetahui pengaruh penundaan pemeriksaan darah lengkap selama 1 jam dan 2 jam terhadap kestabilan hasil jumlah eritrosit dan nilai indeks eritrosit pada pasien Diabetes Melitus khususnya tipe II. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimental dengan rancangan One Group Pretest-Posttest Design. Sampel yang digunakan berupa darah vena dari 30 pasien Diabetes Melitus tipe II berdasarkan riwayat hasil pemeriksaan HbA1c dan telah memenuhi kriteria inklusi. Data hasil pemeriksaan kemudian dianalisis secara deskriptif dan statistik dengan bantuan program IBM SPSS Statistics 25. Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa penundaan sampel pemeriksaan darah utuh (whole blood) selama 1 jam dan 2 jam memberikan pengaruh terhadap hasil jumlah eritrosit pada pasien Diabetes Melitus, yang ditandai dengan adanya perbedaan yang signifikan secara statistik maupun klinis. Namun, tertunda pemeriksaan dalam rentang waktu yang sama tidak memberikan pengaruh yang berarti terhadap nilai indeks eritrosit (MCV, MCH, dan MCHC), baik berdasarkan analisis statistik maupun klinis. Kesimpulan : Penundaan pemeriksaan darah lengkap selama 1 jam dan 2 jam berpengaruh signifikan terhadap jumlah eritrosit, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai indeks eritrosit (MCV, MCH, dan MCHC). Kata Kunci : diabetes melitus, penundaan pemeriksaan, darah lengkap, eritrosit, indeks eritrosit

Item Type: Thesis (Skripsi)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: diabetes melitus, penundaan pemeriksaan, darah lengkap, eritrosit, indeks eritrosit
Subjects: R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Teknologi Laboratorium Medis > Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 01 Jul 2026 03:09
Last Modified: 01 Jul 2026 03:09
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22294

Actions (login required)

View Item View Item