Sari, Arvina (2026) ASUHAN BERKESINAMBUNGAN PADA NY MMA UMUR 27 TAHUN G1P0A0 UH 40+1 MINGGU DENGAN KEHAMILAN NORMAL DI PUSKESMAS NGEMPLAK I. Laporan-Coc thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text (cover)
COVER.pdf

Download (498kB)
Text (Pendahuluan)
BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (183kB)
Text (kajian kasus dan teori)
BAB II KAJIAN KASUS DAN TEORI.pdf

Download (387kB)
Text (Pembahasan)
BAB III PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (308kB)
Text (Penutup)
BAB IV PENUTUP.pdf
Restricted to Registered users only

Download (175kB)
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (190kB)
Text (lampiran)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
Official URL: http://poltekkesjogja.ac.id

Abstract

SINOPSIS ASUHAN BERKESINAMBUNGAN PADA NY MMA UMUR 27 TAHUN G1P0A0 UH 40+1 MINGGU DENGAN KEHAMILAN NORMAL DI PUSKESMAS NGEMPLAK I Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) masih menjadi masalah kesehatan yang memerlukan perhatian serius karena berkaitan dengan kualitas pelayanan kesehatan maternal dan neonatal. World Health Organization (WHO) melaporkan bahwa sekitar 287.000 perempuan meninggal akibat komplikasi kehamilan dan persalinan pada tahun 2020 serta sekitar 2,3 juta kematian neonatal terjadi pada tahun 2022. Salah satu ibu hamil yang mendapatkan pendampingan asuhan kebidanan berkesinambungan di Puskesmas Ngemplak I adalah Ny. MMA umur 27 tahun G1P0A0 UH 40+1 minggu dengan kehamilan normal. Pada usia kehamilan 41 minggu ibu belum menunjukkan tanda persalinan sehingga didiagnosis mengalami kehamilan lewat waktu (postterm pregnancy) dan dirujuk ke RS Mitra Paramedika. Pada tanggal 13 Maret 2026 ibu masuk rumah sakit dalam persalinan kala I fase laten dan dilakukan induksi persalinan. Namun persalinan mengalami kemajuan yang lambat sehingga pada tanggal 14 Maret 2026 dilakukan tindakan sectio caesarea atas indikasi kala I fase aktif memanjang pada kehamilan lewat waktu. Persalinan dilakukan dengan pendekatan Enhanced Recovery After Caesarean Surgery (ERACS). Bayi lahir cukup bulan dengan berat badan lahir 2990 gram, panjang badan 48 cm, dan APGAR score 8/9. Selama masa neonatal tidak ditemukan komplikasi maupun tanda bahaya neonatal, namun kenaikan berat badan bayi pada bulan pertama belum optimal sehingga dilakukan kolaborasi dengan dokter umum dan ahli gizi. Pada masa nifas kondisi ibu berlangsung fisiologis, involusi uterus berjalan normal, luka operasi sembuh baik, dan ASI akhirnya keluar lancar meskipun pada awal postpartum produksi ASI masih sedikit. Selama masa nifas tidak ditemukan komplikasi mayor, namun tekanan darah ibu yang cenderung meningkat tetap memerlukan pemantauan lanjutan. Pada pelayanan keluarga berencana postpartum, ibu memilih menggunakan kondom sementara sebelum pemasangan IUD. Kesimpulan dari asuhan ini adalah pelayanan kebidanan secara berkesinambungan pada Ny. MMA berjalan baik mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, neonatus hingga keluarga berencana. Pendekatan Continuity of Care membantu deteksi dini komplikasi, ketepatan penatalaksanaan, serta mendukung keberhasilan pemantauan kesehatan ibu dan bayi secara komprehensif. Saran bagi bidan adalah mempertahankan dan meningkatkan pelayanan kebidanan berkesinambungan terutama pada ibu dengan kehamilan lewat waktu dan persalinan operatif sehingga komplikasi maternal dan neonatal dapat dicegah sedini mungkin.

Item Type: Thesis (Laporan-Coc)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: Continuity of Care
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan, Pendidikan Profesi Bidan
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 01 Jul 2026 07:15
Last Modified: 01 Jul 2026 07:15
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22246

Actions (login required)

View Item View Item