Setiawan, Agill (2026) PERBEDAAN AKTIVITAS ENZIM ALKALI FOSFATASE PADA PEMINDAHAN SAMPEL DARAH DENGAN DAN TANPA MELEPAS JARUM SPUIT. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text
Awal.pdf Download (824kB) |
|
Text (Abstrak)
Abstract.pdf Download (202kB) |
|
Text (Bab 1)
Chapter 1.pdf Download (243kB) |
|
Text (Bab 2)
Chapter 2.pdf Download (383kB) |
|
Text (Bab 3)
Chapter 3.pdf Download (341kB) |
|
Text (Bab 4)
Chapter 4.pdf Download (259kB) |
|
Text (Bab 5)
Conclusion.pdf Download (164kB) |
|
Text (Daftar Pustaka)
References.pdf Download (203kB) |
|
Text (Lampiran)
Appendices.pdf Download (1MB) |
Abstract
Latar Belakang : Pemindahan sampel darah dari syringe ke tabung vacutainer tanpa melepas jarum spuit berpotensi menyebabkan hemolisis. Hal ini terjadi karena darah keluar melalui lubang jarum yang sempit dengan tekanan tinggi sehingga dapat merusak membran eritrosit. Hemolisis yang terjadi dapat memengaruhi hasil pemeriksaan kimia klinik, termasuk enzim alkali fosfatase. Tujuan Penelitian : Mengetahui perbedaan aktivitas enzim alkali fosfatase pada pemindahan sampel darah dengan dan tanpa melepas jarum spuit serta mengetahui diperbolehkan atau tidak metode pemindahan sampel darah yang digunakan. Metode Penelitian : Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan desain cross sectional. Sampel berupa darah vena dari responden sejumlah 30 responden yang kemudian dibagi menjadi dua perlakuan, yaitu dengan melepas jarum spuit dan tanpa melepas jarum spuit. Data dianalisis menggunakan uji Paired Sampel T-Test dengan SPSS 25.0 for Windows. Hasil Penelitian : Analisis deskriptif menunjukkan adanya perbedaan rata – rata nilai aktivitas enzim alkali fosfatase antara kedua perlakuan sebesar 38,41 U/L. Nilai aktivitas enzim alkali fosfatase pada pemindahan sampel darah tanpa melepas jarum spuit mengalami penurunan rata – rata sebesar 34,47 %. Hasil uji statistik Paired Sampel T-Test diperoleh p (0,000) <0,05 menunjukkan adanya perbedaan aktivitas enzim alkali fosfatase antara pemindahan sampel dengan dan tanpa melepas jarum spuit. Kesimpulan : Ada perbedaan antara nilai aktivitas enzim alkali fosfatase pada pemindahan sampel darah dengan melepas jarum spuit dan tanpa melepas jarum spuit serta tidak diperbolehkan metode pemindahan tanpa melepas jarum spuit dalam pemeriksaan aktivitas enzim alkali fosfatase. Kata Kunci : Pemindahan sampel darah, Enzim Alkali Fosfatase, Hemolisis.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Pemindahan sampel darah, Enzim Alkali Fosfatase, Hemolisis |
| Subjects: | R Medicine > RZ Other systems of medicine |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Teknologi Laboratorium Medis > Program Studi DIII Teknologi Laboratorium |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 12 Oct 2026 02:31 |
| Last Modified: | 12 Oct 2026 02:31 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22222 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
