Emmelia Nur Sulistyowarni (2026) ASUHAN BERKESINAMBUNGAN PADA NY. YP UMUR 22 TAHUN G1P0A0 DENGAN KEHAMILAN NORMAL DI PUSKESMAS PRAMBANAN. Laporan-Coc thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text (Abstract)
Abstract.pdf

Download (10kB)
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf

Download (32kB)
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf

Download (656kB)
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf

Download (148kB)
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf

Download (167kB)
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf

Download (11kB)
Text (References)
References.pdf

Download (287kB)
Text (Appendices)
Appendices.pdf

Download (1MB)
Text (AWAL)
Awal.pdf

Download (723kB)

Abstract

Tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) masih menjadi masalah yang harus diselesaikan Indonesia saat ini. Berdasarkan Profil Kesehatan DIY tahun 2023, AKI di provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2022 sebanyak 18,5 per 100.000 kelahiran hidup mengalami peningkatan pada tahun 2023 menjadi 22 per 100.000 kelahiran hidup. Sementara itu, Angka Kematian Neonatus tahun 2022 dari 120 per 100.000 kelahiran hidup menjadi 125 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2023. Kemudian untuk Angka Kematian Bayi tahun 2022 dari 135 per 100.000 kelahiran hidup mengalami peningkatan menjadi 141 per 100.000 kelahiran hidup di tahun 2023. Secara nasional, AKI tercatat 189 per 100.000 kelahiran hidup dan AKB 20 per 1.000 kelahiran hidup pada 2023, menunjukkan perlunya intervensi seperti asuhan kebidanan berkesinambungan di Puskesmas Prambanan untuk kasus NY. YP (22 tahun, G1P0) dengan kehamilan normal. Kontak pertama dilakukan pada tanggal 26 Februari 2026, saat usia kehamilan 37 minggu. Ny. YP mengeluh kontraksi terasa kencang-kencang, tetapi belum memasuki tahap persalinan. Kontak kedua dilakukan pada tanggal 15 Maret 2026, saat usia kehamilan 39 minggu. Ny. YP mengeluh merasa pegal-pegal, kontraksi terasa kencang tetapi tidak berlangsung lama, serta belum ada pengeluaran lendir atau darah. Pada saat kunjungan TM 3 kehamilan ditemukan ibu mengalami anemia ringan (HB 10,2 gr %), kemudian tanggal 14 Maret 2026 dilakukan pemeriksaan HB ulang dengan hasil HB 12,2 gr %. Persalinan pada tanggal 16 Maret 2026 dilakukan di PMB Bokoharjo. Proses persalinan spontan dan tidak ada komplikasi, langsung dilakukan KB IUD paska salin, pukul 13.00 WIB bayi lahir langsung menangis, jenis kelamin perempuan dilakukan IMD, ibu dalam keadaan sehat. Berat badan bayi 3150 gr, PB 50 cm, LK 30cm, Pada masa nifas dilakukan kunjungan nifas selama tiga kali dan tidak ada penyulit ataupun masalah. Bayi baru lahir kondisi sehat dan tidak ada penyulit selama kunjungan neonatal. Kesimpulan dari asuhan kebidanan Continuity of Care pada Ny.YP ini adalah ibu hamil dengan primigravida mulai mengalami komplikasi saat kehamilan TM III berupa anemia ringan dengan usia kehamilan 37 minggu, persalinan secra spontan dan normal, nifas, BBL serta KB IUD paska salin sudah terlaksana. Harapannya bidan dapat menerapkan asuhan kebidanan Continuity of Care, sehingga jika terjadi kegawatdaruratan, bidan segera teridentifikasi sejak dini dan dapat tertangani dengan baik.

Item Type: Thesis (Laporan-Coc)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: Asuhan Berkesinambungan, Kehamilan Normal, Continuity of Care (CoC)
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan, Pendidikan Profesi Bidan
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 25 Jun 2026 07:27
Last Modified: 25 Jun 2026 07:27
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22207

Actions (login required)

View Item View Item