SRI, UTAMI (2026) ASUHAN BERKESINAMBUNGAN PADA NY. E USIA 29 TAHUN G1 P0A0 UK 41 MINGGU DENGAN KEHAMILAN POST DATE DI PUSKESMAS MINGGIR. Laporan-Coc thesis, Poltekkes Yogyakarta.

Text
AWAL.pdf

Download (488kB)
Text
SINOPSIS.pdf

Download (65kB)
Text
CHAPTER I.pdf

Download (243kB)
Text
CHAPTER II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Text
CHAPTER III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (314kB)
Text
CONCLUSION.pdf

Download (76kB)
Text
REFERENCES.pdf

Download (403kB)
Text
APPENDICES.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. E usia 29 tahun dilakukan secara berkesinambungan mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, neonatus, hingga keluarga berencana (KB). Ny. E merupakan seorang primigravida (G1P0A0AH0) yang melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin. Pada awal pengkajian trimester pertama, ibu mengeluhkan mual di pagi hari dan batuk, dengan pemeriksaan laboratorium menunjukkan hasil HIV dan HbsAg non-reaktif, serta Hb 13,2 g/dL. Memasuki trimester kedua dan ketiga, pemantauan terus dilakukan. Pada usia kehamilan 30 minggu 6 hari, ibu sempat mengeluhkan sering buang air kecil dan adanya rasa tertekan di bagian bawah. Hasil pemeriksaan USG menunjukkan janin tunggal hidup intrauterin dengan presentasi kepala dan kondisi air ketuban yang cukup. Namun, pada kunjungan terakhir di usia kehamilan 40 minggu 2 hari, Ny. E belum menunjukkan tanda-tanda persalinan (post-date) dan mengeluhkan adanya ambeien serta nyeri perut bawah. Berdasarkan kondisi tersebut, dilakukan rujukan ke Puskesmas/RS untuk penanganan lebih lanjut demi memastikan kesejahteraan ibu dan janin. Proses persalinan Ny. E akhirnya berlangsung secara aman dengan pemantauan ketat terhadap kondisi post-date tersebut. Bayi lahir spontan dalam kondisi bugar, menangis kuat, dan memiliki tonus otot yang baik. Penatalaksanaan kala I hingga kala IV dilakukan sesuai standar asuhan persalinan normal untukmencegah terjadinya komplikasi pascasalin, seperti perdarahan hebat yang berisiko pada kehamilan lewat waktu. Pada masa nifas, kondisi Ny. E menunjukkan proses pemulihan yang fisiologis. Involusi uterus berjalan normal, pengeluaran lochea sesuai masanya, dan proses laktasi berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Dukungan suami, Tn. T, sangat berperan dalam membantu ibu melewati masa pemulihan dan adaptasi peran baru sebagai orang tua. Asuhan neonatus diberikan segera setelah lahir, meliputi Inisiasi Menyusu Dini (IMD), pemberian salep mata, vitamin K1, serta imunisasi Hepatitis B0. Bayi menunjukkan pertumbuhan yang baik dengan pola eliminasi dan menyusu yang normal. Pada akhir masa nifas, Ny. E diberikan konseling mengenai keluarga berencana. Mengingat ibu ingin memberikan ASI eksklusif dan memerlukan perlindungan jangka panjang, Ny. E memutuskan untuk menggunakan metode kontrasepsi yang tidak mengganggu produksi ASI. Secara keseluruhan, asuhan kebidanan pada Ny. E telah ilaksanakan sesuai dengan prinsip continuity of care. Meskipun terdapat penyulit berupa kehamilan post-date, deteksi dini dan rujukan yang tepat waktu berhasil menjaga kondisi ibu dan bayi tetap sehat dan optimal.

Item Type: Thesis (Laporan-Coc)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: continuity of care, kehamilan, persalinan, nifas, neonatus, keluarga berencana (KB)
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan, Pendidikan Profesi Bidan
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 15 Jun 2026 03:04
Last Modified: 15 Jun 2026 03:04
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22136

Actions (login required)

View Item View Item