Zerlin Yuliana, Eka Putri (2026) ASUHAN BERKESINAMBUNGAN PADA NY.I UMUR 33 TAHUN G2P1Ab0Ah1 DENGAN RISIKO PREEKLAMSIA DI PUSKESMAS IMOGIRI I KABUPATEN BANTUL. Laporan-Coc thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Awal)
Awal.pdf Download (208kB) |
|
Text (Sinopsis)
Sinopsis.pdf Download (149kB) |
|
Text (Chapter I)
Chapter I.pdf Download (171kB) |
|
Text (Chapter II)
Chapter II.pdf Download (863kB) |
|
Text (Chapter III)
Chapter III.pdf Download (197kB) |
|
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf Download (90kB) |
|
Text (References)
References.pdf Download (178kB) |
|
Text (Appendictes)
Appendictes.pdf Download (1MB) |
Abstract
Asuhan Kebidanan Berkesinambungan pada Ny. I umur 27 tahun G1P0A0AH0 dengan risiko preeklamsia dilakukan mulai masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, hingga pelayanan keluarga berencana di Puskesmas Imogiri I. Preeklamsia merupakan komplikasi kehamilan yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah ≥140/90 mmHg setelah usia kehamilan 20 minggu. Pada trimester III Ny. I mengalami peningkatan tekanan darah 148/92 mmHg sehingga memerlukan pemantauan secara optimal dan berkesinambungan. Selama kehamilan ibu rutin melakukan pemeriksaan ANC serta mendapatkan edukasi mengenai tanda bahaya kehamilan, pemantauan tekanan darah, nutrisi, istirahat cukup, dan dukungan keluarga. Ny. I melahirkan secara pervaginam di RS Nur Hidayah dengan kondisi ibu dan bayi baik. Bayi lahir normal, menangis kuat, dan tidak ditemukan komplikasi selama proses persalinan. Pada masa nifas dilakukan pemantauan kondisi ibu dan bayi melalui kunjungan rumah secara berkala. Selama masa nifas tidak ditemukan tanda bahaya maupun komplikasi pada ibu dan bayi. Selain itu, ibu juga mendapatkan konseling mengenai metode kontrasepsi pasca persalinan dan memilih menggunakan KB IUD sebagai metode kontrasepsi jangka panjang. Kesimpulan dari asuhan ini adalah ibu hamil multigravida dengan risiko preeklamsia memerlukan pemantauan dan pelayanan secara berkesinambungan untuk mencegah terjadinya komplikasi maternal maupun neonatal. Pemberian edukasi, dukungan keluarga, deteksi dini faktor risiko, serta kolaborasi dan rujukan yang tepat dapat membantu menjaga kondisi ibu dan bayi tetap sehat. Asuhan kebidanan berkesinambungan (Continuity of Care) telah dilaksanakan dengan baik sehingga pelayanan kesehatan maternal dan neonatal dapat berjalan optimal.
| Item Type: | Thesis (Laporan-Coc) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Preeklamsia, Asuhan Kebidanan Berkesinambungan (Continuity of Care), Kehamilan Risiko Tinggi, Antenatal Care, Kesehatan Maternal dan Neonatal. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan, Pendidikan Profesi Bidan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 07:30 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 07:30 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22115 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
