Augustyani, A'rafi Daffa (2026) ASUHAN BERKESINAMBUNGAN (COC) PADA NYONYA PR USIA 22 TAHUN G1P0AB0AH0 DENGAN KEHAMILAN PRESENTASI BOKONG DI PUSKESMAS JETIS I BANTUL. Laporan-Coc thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Awal)
AWAL.pdf Download (471kB) |
|
Text (Sinopsis)
SINOPSIS.pdf - Accepted Version Download (16kB) |
|
Text (Bab I)
CHAPTER I.pdf Download (134kB) |
|
Text (Bab II)
CHAPTER II.pdf Download (531kB) |
|
Text (Bab III)
CHAPTER III.pdf Download (188kB) |
|
Text (Bab IV)
CONCLUSION.pdf Download (9kB) |
|
Text (Daftar Pustaka)
REFERENCES.pdf Download (212kB) |
|
Text (Lampiran)
APPENDICES.pdf Download (1MB) |
Abstract
Berdasarkan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2024, Angka Kematian Ibu di Indonesia masih tinggi sebesar 189 per 100.000 kelahiran hidup. Penyebab utama AKI di Indonesia, diantaranya berupa perdarahan, infeksi, hipertensi dalam kehamilan, persalinan sungsang, persalinan lama, dan gestosis. Kejadian letak sungsang berkisar antara 2-3%, meskipun kejadiannya kecil tetapi mempunyai penyulit yang besar dengan angka kematian berkisar 20 sampai 30%. Di Indonesia insiden presentasi bokong terjadi sebanyak 3-4% dari semua kehamilan tunggal pada umur kehamilan cukup bulan (>37 minggu) perkiraan komposisi letak janin dalam rahim adalah: 96% letak kepala, 2,5- 3% letak sungsang, sedangkan sekitar 0,5% letak melintang. Angka kejadian presentasi bokong jika dihubungkan dengan paritas ibu maka kejadian terbanyak adalah pada ibu dengan multigravida dibanding pada primigravida. Penanganan presentasi bokong pada kehamilan dapat dilakukan melalui postur maternal. Postur maternal adalah intervensi obstetric menggunakan posisi ibu hamil untuk merubah posisi atau presentasi dari janin in utero. Presentasi bokong dapat berubah menjadi letak kepala yang dilakukan selama Trimester III (29-40 minggu). Salah satu cara yang digunakan untuk mengubah presentasi bokong menjadi presentasi kepala yaitu knee chest position. Ny. PR usia 22 tahun G1P0A0 melakukan pemeriksaan kehamilan di Puskesmas Jetis I Bantul dengan usia kehamilan 35 minggu 6 hari. Hasil pemeriksaan menunjukkan janin dalam keadaan presentasi bokong dengan faktor risiko kehamilan berupa riwayat Kekurangan Energi Kronis (KEK), dan anemia trimester III. Selama kehamilan, ibu rutin melakukan pemeriksaan antenatal sebanyak 12 kali di fasilitas kesehatan. Upaya penatalaksanaan dilakukan melalui edukasi pemenuhan nutrisi, konsumsi TTD, persiapan persalinan, pemantauan gerak janin, serta anjuran melakukan knee chest position dan prenatal yoga secara rutin untuk membantu perubahan posisi janin menjadi presentasi kepala. Meskipun telah dilakukan upaya konservatif tersebut, hasil evaluasi USG di RS UII menunjukkan bahwa presentasi janin tetap bokong hingga usia kehamilan aterm sehingga dokter SpOG merencanakan tindakan sectio caesarea.
| Item Type: | Thesis (Laporan-Coc) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Continuity of Care, Presentasi Bokong, Kehamilan Trimester III, Komprehensif |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan, Pendidikan Profesi Bidan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 07:29 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 07:29 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22108 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
