Handayani, Aida Saskia Dwi (2026) ASUHAN BERKESINAMBUNGAN PADA NY. F USIA 27 TAHUN G2P1AB0AH1 DENGAN KEHAMILAN, PERSALINAN, BAYI BARU LAHIR, NIFAS NORMAL, DAN KB IMPLAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEYEGAN. Laporan-Coc thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Awal)
Awal.pdf Download (1MB) |
|
Text (Sinopsis)
Sinopsis.pdf Download (96kB) |
|
Text (Bab I)
Chapter 1.pdf Download (108kB) |
|
Text (Bab II)
Chapter 2.pdf Download (394kB) |
|
Text (Bab III)
Chapter 3.pdf Download (144kB) |
|
Text (Kesimpulan dan Saran)
Conclusion.pdf Download (99kB) |
|
Text (Daftar Referensi)
References.pdf Download (105kB) |
|
Text (Lampiran)
Appendices.pdf Download (8MB) |
|
Text (Full Text TA COC)
AIDA SASKIA DWI HANDAYANI_P71243125124.pdf Download (10MB) |
Abstract
Tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia menunjukkan pentingnya pelayanan kesehatan maternal dan neonatal secara optimal melalui deteksi dini dan pemantauan berkelanjutan. Pendekatan Continuity of Care dipilih karena memungkinkan bidan memberikan asuhan secara menyeluruh, membangun hubungan terapeutik dengan ibu dan keluarga, serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak. Asuhan kebidanan pada masa kehamilan menunjukkan bahwa kondisi ibu dan janin dalam keadaan normal. Selama kunjungan antenatal dilakukan pemantauan kondisi ibu dan janin, pendidikan kesehatan, konseling nutrisi, persiapan persalinan, pencegahan komplikasi, serta dukungan psikologis menjelang persalinan. Persalinan berlangsung spontan pada usia kehamilan 38 minggu 6 hari tanpa komplikasi. Asuhan pada masa nifas dan menyusui dilakukan melalui pemantauan involusi uterus, kondisi luka perineum, pengeluaran lochea, produksi ASI, serta pemberian edukasi mengenai perawatan diri dan tanda bahaya masa nifas. Bayi baru lahir dan neonatus mendapatkan asuhan berupa pemantauan pertumbuhan dan perkembangan, perawatan tali pusat, dukungan ASI eksklusif, edukasi tanda bahaya neonatus, serta imunisasi dasar BCG. Pada pelayanan keluarga berencana, ibu mendapatkan konseling mengenai metode kontrasepsi pasca persalinan dan merencanakan penggunaan KB implan. Pemasangan sempat ditunda karena tekanan darah ibu meningkat sehingga diberikan edukasi kesehatan serta alternatif kontrasepsi sementara. Setelah kondisi ibu membaik dan tekanan darah kembali normal, ibu berhasil menggunakan KB implan sebagai metode kontrasepsi pilihannya. Pelaksanaan asuhan Continuity of Care pada Ny. F berjalan optimal dalam memantau kesehatan ibu dan bayi secara berkesinambungan.
| Item Type: | Thesis (Laporan-Coc) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Asuhan Kebidanan Berkesinambungan (Continuity of Care/COC) mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, neonatus hingga pelayanan Keluarga Berencana (KB). |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan, Pendidikan Profesi Bidan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 07:02 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 07:02 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22076 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
