Aisyah, Lathifah Nuur (2026) Asuhan Kebidanan Berkesinambungan pada Ny. N Usia 24 Tahun G1P0Ab0Ah0 Umur Kehamilan 38 Minggu 1 Hari dengan Anemia Ringan dan Lilitan Tali Pusat di Puskesmas Patuk 1. Laporan-Coc thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text (AWAL)
AWAL.pdf

Download (662kB)
Text (SINOPSIS)
SINOPSIS.pdf

Download (99kB)
Text (CHAPTER I)
CHAPTER I.pdf

Download (111kB)
Text (CHAPTER II)
CHAPTER II.pdf

Download (407kB)
Text (CHAPTER III)
CHAPTER III.pdf

Download (237kB)
Text (CONCLUSION)
CONCLUSION.pdf

Download (87kB)
Text (REFERENCES)
REFERENCES.pdf

Download (111kB)
Text (APPENDICES)
APPENDICES.pdf

Download (29MB)
Official URL: https://poltekkesjogja.ac.id/

Abstract

Asuhan Berkesinambungan pada Ny. N Usia 24 Tahun G1P0Ab0Ah0 dengan Anemia Ringan dan Lilitan Tali Pusat di Wilayah Kerja Puskesmas Patuk I Kabupaten Gunungkidul. Angka kejadian anemia pada ibu hamil masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang dapat meningkatkan risiko komplikasi selama kehamilan, persalinan, nifas, dan neonatal. Selain itu, lilitan tali pusat merupakan kondisi yang sering ditemukan pada kehamilan dan berpotensi menimbulkan gangguan kesejahteraan janin apabila tidak dilakukan pemantauan yang adekuat. Oleh karena itu, diperlukan asuhan kebidanan berkesinambungan (Continuity of Care) untuk memantau kondisi ibu dan janin secara menyeluruh sejak masa kehamilan hingga keluarga berencana. Salah satu kasus yang ditemukan adalah Ny. N usia 24 tahun G1P0Ab0Ah0 dengan anemia ringan dalam perbaikan dan riwayat lilitan tali pusat. Pada masa kehamilan trimester III dilakukan pemantauan kondisi ibu dan janin secara berkala melalui kunjungan antenatal, pemberian edukasi mengenai nutrisi, konsumsi tablet tambah darah, tanda bahaya kehamilan, serta persiapan persalinan. Hasil pemantauan menunjukkan kondisi anemia mengalami perbaikan dan lilitan tali pusat tidak ditemukan kembali pada pemeriksaan selanjutnya. Pada tanggal 25 Maret 2026 ibu melahirkan secara spontan pada usia kehamilan 38 minggu 1 hari. Bayi lahir perempuan dengan berat badan 3.250 gram, panjang badan 50 cm, dan APGAR Score 8/9/10/10. Selama masa nifas kondisi ibu berlangsung fisiologis dengan involusi uterus normal, luka laserasi perineum derajat II sembuh dengan baik, serta pemberian ASI eksklusif berjalan lancar. Bayi juga menunjukkan kondisi normal, aktif menyusu, pertumbuhan sesuai usia, dan tidak ditemukan komplikasi selama masa neonatus. Pada pelayanan keluarga berencana, ibu memilih menggunakan kontrasepsi suntik 3 bulan dan tidak ditemukan kontraindikasi maupun keluhan setelah penggunaan. Ibu diberikan edukasi mengenai perawatan masa nifas, ASI eksklusif, perawatan bayi baru lahir, tanda bahaya ibu dan bayi, serta penggunaan kontrasepsi pasca persalinan. Kesimpulan dari asuhan ini yaitu anemia ringan yang dialami ibu berhasil teratasi dan lilitan tali pusat tidak ditemukan lagi pada akhir kehamilan. Pelaksanaan asuhan kebidanan berkesinambungan (Continuity of Care) berperan dalam menjaga kesehatan ibu dan bayi sehingga kehamilan, persalinan, nifas, neonatus, dan keluarga berencana berlangsung normal tanpa komplikasi.

Item Type: Thesis (Laporan-Coc)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: Kata kunci: Continuity of Care, Anemia Ringan, Lilitan Tali Pusat, Asuhan Kebidanan Berkelanjutan, Keluarga Berencana.
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan, Pendidikan Profesi Bidan
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 18 Aug 2026 06:08
Last Modified: 18 Aug 2026 06:08
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/21973

Actions (login required)

View Item View Item