Alfiannisa, Isma (2026) GAMBARAN PERAN PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN (PMIK) DALAM PELEPASAN SURAT KETERANGAN MEDIS (SKM) BERDASARKAN 7 KOMPETENSI DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA POLDA DIY. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text
Awal.pdf Download (413kB) |
|
Text
Abstract.pdf Download (175kB) |
|
Text
Chapter 1.pdf Download (220kB) |
|
Text
Chapter 2.pdf Download (278kB) |
|
Text
Chapter 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (220kB) |
|
Text
Chapter 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (481kB) |
|
Text
Conclusion.pdf Download (168kB) |
|
Text
References.pdf Download (190kB) |
|
Text
Appendicies.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Latar Belakang: Perekam Medis dan Informasi Kesehatan (PMIK) berperan dalam pelepasan Surat Keterangan Medis (SKM). Di Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY, pelaksanaan pelepasan SKM masih menghadapi tantangan berupa belum adanya petugas khusus, pencatatan manual, dan belum adanya standar waktu penyelesaian. Tujuan: Mengetahui gambaran peran PMIK dalam pelepasan SKM di Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY berdasarkan 7 kompetensi PMIK. Metode: Penelitian deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil: Pada kompetensi profesionalisme, etika, dan legal, PMIK melaksanakan pelepasan SKM sesuai SOP dengan verifikasi dokumen dan menolak permintaan yang tidak memenuhi syarat. Pada kompetensi mawas diri dan pengembangan diri, sebagian besar PMIK belum mengikuti pelatihan SKM, namun berkonsultasi kepada atasan saat menghadapi kasus sulit. Pada kompetensi komunikasi efektif, PMIK berkomunikasi dengan tatap muka, telepon, dan WhatsApp, serta berkoordinasi dengan dokter dan perawat. Pada kompetensi manajemen data dan informasi kesehatan, pendokumentasian masih manual menggunakan buku register. Pada kompetensi klasifikasi klinis, PMIK melakukan kodifikasi pada SKM yang membutuhkan. Pada kompetensi statistik kesehatan dan epidemiologi, data pelepasan SKM belum diolah secara statistik. Pada kompetensi manajemen pelayanan RMIK, SOP tersedia namun standar waktu penyelesaian belum ditetapkan. Kesimpulan: PMIK telah berperan aktif pada kompetensi profesionalisme etika dan legal, komunikasi efektif, serta klasifikasi klinis. Namun masih terdapat keterbatasan pada kompetensi mawas diri karena belum tersedia pelatihan SKM, kompetensi manajemen data karena pencatatan masih manual, kompetensi statistik kesehatan karena data belum diolah, serta kompetensi manajemen pelayanan RMIK karena belum adanya standar waktu penyelesaian. Kata Kunci: perekam medis dan informasi kesehatan, surat keterangan medis, 7 kompetensi, PMIK, SKM.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | perekam medis dan informasi kesehatan, surat keterangan medis, 7 kompetensi, PMIK, SKM. |
| Subjects: | Z Bibliography. Library Science. Information Resources > ZA Information resources > ZA4050 Electronic information resources |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi DIII Rekam Medis dan Informasi Kesehatan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 10 Jul 2026 02:46 |
| Last Modified: | 10 Jul 2026 02:46 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/21950 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
