Pratiwi, Endah Sari (2025) EVALUASI PENERAPAN GOOD MANUFACTURING PRACTICES (GMP) SEBAGAI INDIKATOR KEAMANAN PANGAN DI KATERING D YOGYAKARTA TAHUN 2025. Tugas Akhir Dietisien thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Awal)
Awal.pdf Download (1MB) |
|
Text (Abstract)
Abstract.pdf Download (243kB) |
|
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf Download (245kB) |
|
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf Download (359kB) |
|
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (248kB) |
|
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf Restricted to Registered users only Download (942kB) |
|
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf Download (230kB) |
|
Text (References)
References.pdf Download (217kB) |
|
Text (Appendices)
Appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (679kB) |
|
Text (P71313124062_Naskah Publikasi)
P71313124062_Naskah Publikasi.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
Text (ENDAH SARI PRATIWI_P71313124062)
ENDAH SARI PRATIWI_P71313124062.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Latar Belakang: Keamanan pangan merupakan aspek penting dalam industri jasaboga karena berhubungan langsung dengan kesehatan masyarakat. Good Manufacturing Practices (GMP) menjadi pedoman dasar dalam menjamin mutu dan keamanan pangan melalui pengendalian seluruh tahapan produksi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) sebagai indikator keamanan pangan di Katering D Yogyakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif observasional. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara menggunakan instrumen penilaian yang mencakup 13 aspek penilaian sesuai pedoman CPPB-IRT. Analisis dilakukan secara deskriptif untuk menentukan tingkat penerapan GMP dan mengidentifikasi aspek yang belum memenuhi standar. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan GMP di Katering D tergolong dalam kategori “Baik”, dengan 12 grup memperoleh nilai “Baik” dan 1 grup “Cukup”. Grup yang masih perlu diperbaiki meliputi Grup B (Bangunan dan Fasilitas) yaitu aspek konstruksi dan kebersihan dinding, konstruksi langit-langit, konstruksi pintu, jendela, dan lubang angin, Grup F (Pengendalian Hama) yaitu aspek pemberantasan hama, Grup H (Pengendalian Proses) yaitu aspek penetapan komposisi dan formula bahan serta penetapan cara produksi yang baku, Grup I (Label Pangan), dan Grup L (Pencatatan dan Dokumentasi) yaitu aspek pencatatan dan dokumentasi. Berdasarkan analisis metode USG, Grup I (Label Pangan) menjadi prioritas utama yang perlu segera diperbaiki karena berkaitan langsung dengan kejelasan informasi produk dan kepercayaan konsumen. Kesimpulan: Secara keseluruhan, penerapan GMP di Katering D Yogyakarta dikategorikan baik, namun masih terdapat 5 grup yang memerlukan peningkatan pada setiap aspeknya. Kata Kunci: Good Manufacturing Practices, Keamanan Pangan, Katering, Jasaboga
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir Dietisien) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Good Manufacturing Practices, Keamanan Pangan, Katering, Jasaboga |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Gizi > Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 19 May 2026 02:56 |
| Last Modified: | 19 May 2026 02:56 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/21644 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
