Lestari, Gusti Indah (2025) Asuhan Gizi Terstandar Pada Pasien Adenokarsinoma Salivary Gland Post Kemoterapi dan Post Radioterapi di RSUD Pasar Minggu. Tugas Akhir Dietisien thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text
COVER.pdf

Download (2MB)
Text
ABSTRAK.pdf

Download (1MB)
Text
CHAPTER I.pdf

Download (1MB)
Text
CHAPTER II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) Request a copy
Text
CHAPTER III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) Request a copy
Text
CHAPTER IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) Request a copy
Text
CHAPTER V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) Request a copy
Text
REFERENCES.pdf

Download (1MB)
Text
APPENDICES.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) Request a copy
Official URL: http://poltekkesjogja.ac.id

Abstract

ASUHAN GIZI TERSTANDAR PADA PASIEN ADENOKARSINOMA SALIVARY GLAND POST KEMOTERAPI DAN POST RADIOTERAPI DI RSUD PASAR MINGGU Gusti Indah Lestari1 , Nur Hidayat2 , Rini Wuri Astuti 3 1,2,3Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Jalan Tata Bumi No. 3 Banyuraden, Gamping, Sleman Email: gustiindahl@gmail.com, nur.hidayat@poltekkesjogja.ac.id, riniwuri@yahoo.com ABSTRAK Latar Belakang: Adenokarsinoma Salivary Gland merupakan jenis kanker kelenjar ludah ganas yang dapat mengakibatkan masalah gizi. Masalah gizi yang muncul dapat berasal dari manifestasi klinis kanker maupun dampak dari pengobatan kanker. Gejalanya seperti mulut kering, mual, muntah, kesulitan menelan, dan tidak nafsu makan yang nantinya akan berdampak pada kondisi malnutrisi. Peningkatan kebutuhan energi dan protein dibutuhkan untuk memenuhi asupan gizi pasien akibat hipermetabolisme kanker dan asupan gizi yang tidak adekuat. Tujuan: Menganalisa proses asuhan gizi pada pasien adenokarsinoma salivary gland post kemoterapi dan post radioterapi di RSUD Pasar Minggu. Metode : Penelitiaan ini merupakan penelitian kualitatif dengan bentuk studi kasus dengan subyek penelitian satu pasien yang menjalani rawat inap 3x24 jam di RSUD Pasar Minggu. Hasil : Hasil pengkajian menunjukkan pasien lemas, mual, muntah, tidak nafsu makan, batuk dan sesak, tekanan darah tinggi, dan hasil biokimia menunjukkan pasien kesan anemia, infeksi dan hipokalium. Riwayat asupan makan dari SQFFQ dan recall 24 jam sebelum masuk rumah sakit menunjukkan asupan gizi kurang dan status gizi berat badan kurang. Skrining gizi dengan NRS-2002 menunjukkan pasien berisiko malnutrisi. Diagnosis gizinya meliputi domain asupan, klinis dan perilaku dengan intervensi gizi berupa diet tinggi kalori tinggi protein. Monitoring dan evaluasi selama 3 hari menunjukkan pasien mengalami perbaikan fisik/klinis dan peningkatan asupan makan namun belum mencapai target 80% dari kebutuhan total. Edukasi dan konseling gizi juga sudah diberikan kepada pasien dan keluarga agar dapat diterapkan di rumah untuk pemenuhan kebutuhan gizinya. Kesimpulan : Asuhan gizi terstandar pada pasien kanker dengan intervensi yang tepat dapat membantu mengurangi dan mengatasi masalah gizi. Edukasi dan konseling gizi juga dapat meningkatkan keberhasilan asuhan gizi sehingga pasien dapat menjalankan rekomendasi diet yang tepat. Kata Kunci : kanker, malnutrisi, tinggi energi tinggi protein, asuhan gizi

Item Type: Thesis (Tugas Akhir Dietisien)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: kanker, malnutrisi, tinggi energi tinggi protein, asuhan gizi
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Gizi > Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 30 Jun 2026 08:17
Last Modified: 30 Jun 2026 08:17
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/21570

Actions (login required)

View Item View Item