Saragih, Dumaris Veronika (2025) EFEKTIVITAS REBUSAN DAUN JAMBU BIJI DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS PENYEBAB GINGIVITIS. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (cover)
Awal.doc.pdf Download (516kB) |
|
Text (Abstrak)
Abstract.doc.pdf Download (61kB) |
|
Text (BAB 1)
Chapter1.doc.pdf Download (141kB) |
|
Text
Chapter2.doc.pdf Download (266kB) |
|
Text
Chapter3.doc.pdf Restricted to Registered users only Download (208kB) |
|
Text
Chapter4.doc.pdf Restricted to Registered users only Download (157kB) |
|
Text
Conclusion.doc.pdf Download (55kB) |
|
Text
References.doc.pdf Download (191kB) |
|
Text
Appendices.doc.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
Text
Naskah skripsi.pdf.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Latar belakang : Gingivitis merupakan peradangan pada gusi yang disebabkan penumpukan plak dan bakteri. Staphylococcus aureus merupakan bakteri gram positif yang menjadi salah satu penyebab infeksi lokal dengan gejala nyeri dan peradangan. Pencegahan gingivitis dapat dilakukan secara alami melalui pemanfaatan tanaman dari alam, salah satunya daun jambu biji (Psidium guajava L.), yang diketahui memiliki kandungan antibakteri seperti tanin, flavonoid, dan saponin. Tujuan : Diketahuinya efektivitas rebusan daun jambu biji dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus penyebab gingivitis dengan konsentrasi 25%, 50%, 75%, 100%. Metode : Jenis penelitian ini adalah eksperimental laboratorium dengan rancangan post-test group only dengan metode difusi sumuran. Penelitian dilaksanakan pada bulan juli 2025. Lokasi penelitian dilaboratorium Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Yogyakarta dengan sampel sebanyak 15 isolat bakteri Staphylococcus aureus yang ditanam pada media Mueller-Hinton (MHA). Sampel dibagi menjadi kelompok kontrol (antibiotik ciprofloxacin) dan perlakuan (rebusan daun jambu biji) dengan tiga kali pengulangan. Zona bening yang terbentuk pada cawan petri diukur menggunakan jangka sorong. Uji normalitas data menggunakan uji shapiro-wilk dan uji homogenitas data menggunakan uji levene. Hasil : Hasil pengujian aktivitas antibakteri sediaan rebusan daun jambu biji terhadap bakteri Staphylococcus aureus dari keempat konsentrasi memiliki aktivitas terhadap bakteri Staphylococcus aureus dengan masing-masing diameter zona hambat konsentrasi 25% memiliki rerata 15,8 mm, konsentrasi 50% memiliki rerata 16,83 mm, konsentrasi 75% memiliki rerata 17,73 mm, dan konsentrasi 100% memiliki rerata 26,5 mm. Kesimpulan : Rebusan daun jambu biji dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus termasuk dalam kategori kurang efektif. Kata kunci: Rebusan daun jambu, Staphylococcus aureus, Gingivitis
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Rebusan daun jambu, Staphylococcus aureus, Gingivitis |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Keperawatan Gigi > Program Studi Sarjana Terapan Terapi Gigi |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 21 Feb 2026 06:12 |
| Last Modified: | 21 Feb 2026 06:12 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/21413 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
