Erlangga, Habibie Putra (2025) EFEKTIVITAS COCKROACH BOTTLE TRAP DENGAN ATRAKTAN GULA MERAH SEBAGAI PENGENDALIAN KECOA. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text
Awalan.pdf Download (1MB) |
|
Text (ABSTRACT)
ABSTRACT.pdf Download (127kB) |
|
Text (CHAPTER 1)
Chapter 1.pdf Download (84kB) |
|
Text (CHAPTER 2)
Chapter 2.pdf Restricted to Registered users only Download (241kB) |
|
Text (CHAPTER 3)
Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (191kB) |
|
Text (CHAPTER 4)
Chapter 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (152kB) |
|
Text (CONCLUSION)
Conclusion.pdf Download (59kB) |
|
Text (REFERENCES)
References.pdf Download (185kB) |
|
Text (APPENDICES)
Appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (741kB) |
|
Text (HABIBIE ERALANGGA PUTRA_P07133221058)
Habibie Erlangga Putra_P07133221058.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Latar Belakang: Kecoa merupakan vektor mekanik yang dapat membawa berbagai patogen penyebab penyakit pada manusia. Penggunaan insektisida kimia secara terus-menerus dapat menimbulkan resistensi dan membahayakan lingkungan, sehingga diperlukan metode alternatif yang aman dan ramah lingkungan, salah satunya dengan menggunakan cockroach bottle trap yang dikombinasikan dengan atraktan alami seperti gula merah yang difermentasi. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas cockroach bottle trap dengan penambahan atraktan gula merah difermentasi dalam tiga variasi berat, yaitu 15 gram, 20 gram, dan 25 gram terhadap jumlah kecoa yang terperangkap. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan quasi experiment dengan desain post- test only with control group design. Atraktan dibuat dari gula merah yang dilelehkan dan dicampur dengan ragi, kemudian difermentasi selama 24 jam. Masing-masing perlakuan dilakukan enam kali pengulangan selama tiga hari observasi, dengan pengujian menggunakan dua kontainer per hari. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji Kruskal-Wallis. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dengan atraktan gula merah 20 gram menghasilkan jumlah kecoa terperangkap tertinggi, dengan rata-rata 2,5 ekor per pengulangan. Uji Kruskal-Wallis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,028 (p < 0,05), yang menandakan adanya perbedaan yang signifikan antara kelompok perlakuan. Lingkungan penelitian dengan suhu rata-rata 25,1°C dan kelembapan 74,3% mendukung aktivitas kecoa. Saran: Penelitian selanjutnya disarankan untuk menguji bentuk atraktan lainnya seperti bentuk cair atau padat non-fermentasi guna membandingkan efektivitas fisik atraktan. Metode ini juga dapat diterapkan di masyarakat sebagai solusi alternatif pengendalian kecoa rumah yang aman, murah, dan ramah lingkungan. Kata Kunci: cockroach trap, atraktan gula merah.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Kata Kunci: cockroach trap, atraktan gula merah. |
| Subjects: | T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi Sarjana Terapan Sanitasi Lingkungan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 30 Jun 2026 07:07 |
| Last Modified: | 30 Jun 2026 07:07 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/21369 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
