Putri, Rengganis Hanifah (2025) UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK KENCUR (Kaempferia galanga L) DAN EKSTRAK DAUN SELEDRI (Apium graveolens L) SEBAGAI ANTIBAKTERI UNTUK MENURUNKAN ANGKA KUMAN PADA PIRING. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text (COVER)
Awal.pdf

Download (655kB)
Text (ABSTRACT)
Abstract.pdf

Download (218kB)
Text (CHAPTER 1)
Chapter 1.pdf

Download (348kB)
Text (CHAPTER 2)
Chapter 2.pdf

Download (499kB)
Text (CHAPTER 3)
Chapter 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (490kB)
Text (CHAPTER 4)
Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (568kB)
Text (CONCLUSION)
Conclusion.pdf

Download (328kB)
Text (REFERENCES)
References.pdf

Download (450kB)
Text (APPENDICES)
Appendices.pdf
Restricted to Registered users only

Download (511kB)
Text (RENGGANIS HANIFAH PUTRI_P07133221062)
Rengganis Hanifah Putri_P07133221062.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
Official URL: https://poltekkesjogja.ac.id/

Abstract

Latar Belakang : Kontaminasi mikroba pada piring menjadi perhatian kesehatan, mendorong pencarian agen antibakteri alami. Kencur (Kaempferia galanga L) dan daun seledri (Apium graveolens L) dikenal memiliki potensi antibakteri. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas ekstrak kencur (Kaempferia galanga L) dan ekstrak daun seledri (Apium graveolens L) sebagai antibakteri untuk menurunkan angka kuman pada piring. Metode : Menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen analitik komparatif laboratorik jenis rancangan eksperimen semu (Quasi Experiment), Angka kuman diukur dengan Total Plate Count (TPC) sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil : Ekstrak kencur konsentrasi 15% menurunkan angka kuman dari 234,60 CFU/cm2 menjadi 72,92 CFU/cm2 (penurunan 68%). Ekstrak seledri konsentrasi 15% menurunkan dari 269,59 CFU/cm2 menjadi 160,55 CFU/cm2 (penurunan 41%). Meskipun tidak ada perbedaan signifikan secara statistik, ekstrak kencur menunjukkan penurunan angka kuman yang lebih tinggi sehingga sabun ekstrak kencur 15% lebih efektif dalam menurunkan angka kuman pada piring, dengan penurunan 161,68 CFU/cm2 (68%), dibandingkan sabun ekstrak daun seledri 15% yang menurunkan 109,04 CFU/cm2 (41%). Kesimpulan : Hasil ini menunjukkan potensi kuat ekstrak kencur sebagai agen antibakteri alami untuk sanitasi peralatan makan. Kata Kunci: Ekstrak Kencur, Ekstrak Daun Seledri, Antibakteri, Angka Kuman, Sanitasi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: Ekstrak Kencur, Ekstrak Daun Seledri, Antibakteri, Angka Kuman, Sanitasi.
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi Sarjana Terapan Sanitasi Lingkungan
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 20 May 2026 07:40
Last Modified: 20 May 2026 07:40
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/20291

Actions (login required)

View Item View Item