NIKEN AYU, ANGGRAENI (2025) PENGARUH EDUKASI MEDIA VIDEO ANIMASI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DALAM MENCEGAH RISIKO BAYI BERAT LAHIR RENDAH DI PUSKESMAS GEDANGSARI 1. Skripsi thesis, POLTEKKES KEMENKES YOGYAKARTA.

Text
1. AWAL.pdf

Download (966kB)
Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (214kB)
Text
3. BAB I.pdf

Download (238kB)
Text
4. BAB II.pdf

Download (453kB)
Text
5. BAB III.pdf

Download (359kB)
Text
6. BAB IV.pdf

Download (362kB)
Text
7. BAB V.pdf

Download (146kB)
Text
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (214kB)
Text
9. LAMPIRAN.pdf

Download (2MB)

Abstract

PENGARUH EDUKASI MEDIA VIDEO ANIMASI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DALAM MENCEGAH RISIKO BAYI BERAT LAHIR RENDAH DI PUSKESMAS GEDANGSARI 1 Niken Ayu Anggraeni1, Heru Subaris Kasjono1, Sari Hastuti1 1,1,1 Politeknik Kesehatan Kemenkes Yogyakarta Jl. Tata Bumi No. 3, Banyuraden, Kec. Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta Email: graininikenayu@gmail.com ABSTRAK Latar Belakang: Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) merupakan penyebab utama kematian neonatal di Indonesia dan menjadi indikator penting kesehatan ibu dan anak. Di Puskesmas Gendangsari I tahun 2024, BBLR menyumbang 28,2% kematian neonatal dan 12,9% dari total kelahiran hidup. Kondisi ini perlu dicegah, salah satunya dengan meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu hamil melalui edukasi. Media edukasi yang menarik seperti video animasi dinilai lebih efektif dibanding media konvensional. Tujuan: Mengetahui pengaruh edukasi menggunakan media video animasi terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil dalam mencegah risiko BBLR di Puskesmas Gendangsari 1. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest dengan kelompok kontrol. Subjek penelitian adalah ibu hamil yang dibagi menjadi dua kelompok: kelompok intervensi yang diberikan edukasi menggunakan video animasi dan kelompok kontrol yang diberikan edukasi menggunakan leaflet. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial untuk mengetahui perbedaan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Hasil uji Wilcoxon menunjukkan bahwa media video animasi dan leaflet sama-sama berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap ibu hamil dalam mencegah risiko BBLR (p = 0,000). Namun, uji Mann-Whitney menunjukkan video animasi lebih efektif dibanding leaflet, dengan nilai rerata pengetahuan (56,93 vs. 34,07) dan sikap (51,04 vs. 39,96). Kesimpulan: Edukasi dengan media video animasi lebih efektif dibandingkan leaflet dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu hamil dalam mencegah risiko BBLR. Media visual interaktif dapat menjadi alternatif yang direkomendasikan dalam program penyuluhan kesehatan ibu hamil. Kata Kunci: video animasi, edukasi kesehatan, ibu hamil

Item Type: Thesis (Skripsi)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: video animasi, edukasi kesehatan, ibu hamil
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 21 Aug 2026 03:34
Last Modified: 21 Aug 2026 03:34
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/19383

Actions (login required)

View Item View Item