Ana, Rahmawati (2025) HUBUNGAN PREEKLAMPSIA DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR DI RSUP DR SARDJITO TAHUN 2022-2024. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text (Awal)
Awal.pdf.pdf

Download (323kB)
Text (Abstract)
Abstract.pdf.pdf

Download (14kB)
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf.pdf

Download (206kB)
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf.pdf
Restricted to Registered users only

Download (404kB) Request a copy
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf.pdf
Restricted to Registered users only

Download (484kB) Request a copy
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf.pdf
Restricted to Registered users only

Download (226kB) Request a copy
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf.pdf

Download (76kB)
Text (References)
References.pdf.pdf

Download (120kB)
Text (Appendices)
Appendices.pdf.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) Request a copy

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Berdasarkan data dari Maternal Perinatal Death Notification (MPDN) 2024, penyebab terbanyak kematian bayi yaitu masalah pernapasan (asfiksia) dan jantung (31,8%). Tingginya angka kejadian asfiksia juga sejalan dengan bertambahnya kasus preeklampsia pada ibu. Ibu dengan preeklampsia dapat berpengaruh pada kondisi bayi yang dilahirkan, salah satunya yaitu asfiksia. Tujuan: Mengetahui hubungan preeklampsia dengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir di RSUP Dr Sardjito tahun 2022-2024. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain case control. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2025. Populasi penelitian ini adalah bayi baru lahir dari ibu yang bersalin di RSUP Dr Sardjito tahun 2022-2024 dengan teknik purposive sampling sebanyak 102 responden. Analisis data menggunakan chisquare test dan analisis odds ratio. Hasil: Mayoritas ibu tidak memiliki riwayat preeklampsia sebanyak 59 orang (57,8%). Hasil uji bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara preeklampsia pada ibu dengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir di RSUP Dr Sardjito tahun 2022-2024 (OR 2,92). Selain itu, juga terdapat hubungan antara riwayat paritas (OR 2,22), usia kehamilan (OR 3,67), kunjungan ANC (OR 4,77), dan penyakit penyerta (OR 7,23) dengan kejadian asfiksia pada bayi. Sedangkan, usia ibu, pendidikan terakhir ibu, status perkawinan, kepemilikan jaminan kesehatan dan jenis persalinan tidak memiliki hubungan dengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir (p>0.05). Kesimpulan: Ada hubungan preeklampsia dengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir di RSUP Dr Sardjito tahun 2022-2024. Kata Kunci: asfiksia, ibu hamil, neonatorum, preeklampsia

Item Type: Thesis (Skripsi)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: asfiksia, ibu hamil, neonatorum, preeklampsia
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 24 Feb 2026 07:37
Last Modified: 24 Feb 2026 07:37
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/19208

Actions (login required)

View Item View Item