Nailatul Fina Hana Zulfa, Fina (2024) HUBUNGAN PERILAKU PEMBERIAN MP-ASI DENGAN STATUS GIZI BALITA USIA 6-24 BULAN DI POSYANDU WILAYAH KERJA PUSKESMAS SAMIGALUH II. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text
Awal.pdf Download (565kB) |
|
Text
Abstract.pdf Download (220kB) |
|
Text
Chapter I.pdf Download (270kB) |
|
Text
Chapter II.pdf Download (453kB) |
|
Text
Chapter III.pdf Download (331kB) |
|
Text
Chapter IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (293kB) |
|
Text
Conclusion.pdf Restricted to Repository staff only Download (97kB) |
|
Text
References.pdf Download (178kB) |
|
Text
Appendices.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
|
Text
Naskah Publikasi.pdf Download (501kB) |
|
Text
Nailatul Fina Hana Zulfa_P07124220025.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
ABSTRAK Latar Belakang: Keadaan yang mempengaruhi awal tumbuh kembang adalah nutrisi. Kecukupan gizi dalam makanan menentukan status gizi balita. Perilaku pemberian MP-ASI yang tidak tepat akan menimbulkan masalah status gizi balita. Tujuan: Mengetahui hubungan antara perilaku pemberian MP-ASI dengan status gizi balita usia 6-24 bulan di posyandu wilayah kerja Puskesmas Samigaluh II. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik korelasi dengan desain cross-sectional. Penelitian dilaksanakan bulan Februari-April 2024. Populasi penelitian adalah ibu dari balita usia 6-24 bulan di posyandu wilayah kerja Puskesmas Samigaluh II. Sampel diambil menggunakan teknik simple random sampling sebanyak 90 responden. Perilaku pemberian MP-ASI diukur menggunakan kuesioner dan status gizi balita menggunakan tabel antropomoteri z-score. Analisis data dengan uji chi-suqare. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan balita yang mengalami gizi kurang lebih banyak dengan perilaku yang tidak tepat sebesar 90%. Berbeda dengan balita yang status gizinya baik sebagian besar dengan perilaku yang tepat 80,6%. Ada hubungan yang signifikan antara perilaku pemberian MP-ASI dengan status gizi balita usia 6-24 bulan di posyandu wilayah kerja Puskesmas Samigaluh II dengan nilai p-value = 0,000 (<0,05). Didapat juga hasil uji korelasi antara karakteristik ibu berupa usia dan tingkat pendidikan yang mempunyai hubungan signifikan dengan status gizi balita dengan nilai p-value 0,016 (usia ibu) dan 0,033 (tingkat pendidikan ibu). Pendapatan keluarga tidak mempunyai hubungan dengan status gizi balita dengan nilai p-value 0,723. Kesimpulan: Perilaku pemberian MP-ASI yang tidak tepat menyebabkan lebih tinggi terjadinya gizi kurang dibandingkan dengan perilaku yang tepat. Kata Kunci: perilaku pemberian MP-ASI, status gizi balita usia 6-24 bulan
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan |
| Depositing User: | Users 30 not found. |
| Date Deposited: | 21 Aug 2026 03:24 |
| Last Modified: | 21 Aug 2026 03:24 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/17399 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
