PROSES ASUHAN GIZI TERSTANDAR (PAGT) PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS (GGK) DENGAN ANEMIA DAN HIPERTENSI URGENSI RAWAT INAP DI RSUD MUNTILAN

Alichamida, Fitria Tajmila (2023) PROSES ASUHAN GIZI TERSTANDAR (PAGT) PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS (GGK) DENGAN ANEMIA DAN HIPERTENSI URGENSI RAWAT INAP DI RSUD MUNTILAN. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

[img] Text (Awal)
Awal.pdf

Download (686kB)
[img] Text (Abstract)
Abstract.pdf

Download (41kB)
[img] Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf

Download (117kB)
[img] Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf

Download (275kB)
[img] Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf

Download (134kB)
[img] Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf

Download (349kB)
[img] Text (Conclusion)
Conclusion.pdf

Download (166kB)
[img] Text (References)
References.pdf

Download (110kB)
[img] Text (Appendices)
Appendices.pdf

Download (942kB)
Official URL: http://poltekkesjogja.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Gagal Ginjal Kronis (GGK) adalah gangguan fungsi ginjal yang bersifat progresif dan irreversible dimana tubuh tidak dapat mempertahankan metabolisme dan menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit, sehingga terjadi peningkatan ureum. Asupan gizi pasien harus sesuai dengan kebutuhan agar tidak meningkatkan keparahan penyakit Gagal Ginjal Kronis (GGK) yang diderita, sehingga pasien perlu mendapatkan penatalaksanaan gizi yang tepat untuk menjaga status gizi yang optimal. Tujuan: Mengetahui asuhan gizi pada pasien Gagal Ginjal Kronis dengan Anemia dan Hipertensi Urgensi rawat inap di RSUD Muntilan Metode: Studi kasus. Studi kasus dilakukan di RSUD Muntilan. Subyek penelitian adalah pasien Gagal Ginjal Kronis rawat inap dengan kriteria inklusi. Fokus studi yaitu melakukan skrining gizi, pengkajian data, menganalisis diagnosis gizi, intervensi gizi, dan monitoring evaluasi serta konseling gizi. Analisis data dilakukan secara deskripstif yaitu dengan tabulasi dan narasi. Hasil: Skrining gizi dengan formulir MNA menunjukkan pasien memiliki risiko malnutrisi. Hasil pengkajian gizi menunjukkan bahwa pasien memiliki status gizi baik atau normal berdasarkan IMT. Pemeriksaan biokimia menunjukkan bahwa ureum dan kreatinin tinggi. Pemeriksaan fisik dan klinis didapatkan hasil pasien mengalami konstipasi dan tekanan darah tinggi. Hasil recall 24 jam pasien yaitu diatas angka kebutuhan. Diagnosis gizi yang ditegakkan saat pasien sebelum dan setelah hemodialisis berbeda. Intervensi gizi dilakukan sesuai dengan tujuan, syarat, dan preskripsi diet. Pemberian diet sesuai dengan kebutuhan pasien. Perkembangan biokimia dan fisik/klinis semakin hari membaik. Konseling gizi dilakukan dengan media leaflet, diskusi, dan tanya jawab. Kesimpulan: Proses Asuhan Gizi Terstandar (PAGT) pada Pasien Gagal Ginjal Kronis (GGK) dengan Anemia dan Hipertensi Urgensi meliputi skrining gizi, pengkajian gizi, diagnosis gizi, intervensi gizi, monitoring evaluasi gizi, dan konseling gizi Kata Kunci: Gagal Ginjal Kronis, Asuhan Gizi 1=Mahasiswa Peneliti, 2=Pembimbing Utama, 3=Pembimbing Pendamping

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Gizi > Program Studi DIII Gizi
Depositing User: Mahasiswa Polkesyo
Date Deposited: 25 Jan 2024 02:29
Last Modified: 25 Jan 2024 02:29
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/13593

Actions (login required)

View Item View Item