HUBUNGAN ANTARA ASUPAN NATRIUM, KALIUM, PROTEIN, DAN CAIRAN DENGAN EDEMA PADA PENDERITA GAGAL GINJAL KRONIK RAWAT JALAN DENGAN HEMODIALISA RUTIN DI RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL

Ghea Chikarrani, Zazqia Fauzi and Isti, Suryani and Nugraheni, Tri Lestari (2019) HUBUNGAN ANTARA ASUPAN NATRIUM, KALIUM, PROTEIN, DAN CAIRAN DENGAN EDEMA PADA PENDERITA GAGAL GINJAL KRONIK RAWAT JALAN DENGAN HEMODIALISA RUTIN DI RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL. skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

[img] Text
1. AWAL.pdf

Download (344kB)
[img] Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (97kB)
[img] Text
3. Chapter 1.pdf

Download (128kB)
[img] Text
4. Chapter 2.pdf

Download (311kB)
[img] Text
5. Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (258kB)
[img] Text
6. Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (603kB)
[img] Text
7. Conclusion.pdf

Download (107kB)
[img] Text
8. References.pdf

Download (233kB)
[img] Text
9. Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (635kB)

Abstract

Latar Belakang : Gagal Ginjal Kronik (GGK) adalah gangguan fungsi ginjal secara perlahan serta menahun, bersifat progresif, dan irreversible, biasanya terjadi sindrom uremik yang menyebabkan rasa haus berlebihan dan dapat menyebabkan asupan cairan yang berlebih. Kelebihan cairan dapat menimbulkan komplikasi edema yang disebabkan oleh ketidakseimbangan cairan dan elektrolit. Kation yang berperan penting dalam keseimbangan cairan yaitu natrium dan kalium. Pada penderita GGK, kebutuhan akan protein meningkat untuk mengganti asam amino yang hilang dan menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit melalui protein plasma (albumin). Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan asupan natrium, kalium, protein, dan cairan dengan edema pada penderita gagal ginjak kronik rawat jalan dengan hemodialisa rutin di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Metode Penelitian : Jenis penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2019. Populasi penelitian yaitu pasien gagal ginjal kronik rawat jalan dengan hemodialisa rutin di RSUD Panembahan Senopati Bantul dengan jumlah sampel 37 pasien. Analisis data menggunakan analisis Chi-Square. Hasil Penelitian : 62,5% pasien memiliki asupan natrium lebih dengan edema, asupan cairan lebih dengan edema sebesar 66,7% , dan asupan kalium lebih dengan edema sebesar 5,1%. Asupan natrium lebih mempengaruhi edema sebesar 4,1 kali. Asupan kalium lebih mempengaruhi edema 3,4 kali. Asupan cairan lebih mempengaruhi edema 8,7 kali. Kesimpulan : Terdapat hubungan antara asupan natrium, kalium, dan cairan dengan edema, dan tidak terdapat hubungan antara asupan protein dengan edema. Kata Kunci : Natrium, Kalium, Protein, Cairan, Edema

Item Type: Thesis (skripsi)
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: > Jurusan
Depositing User: Unnamed user with email server@poltekkesjogja.ac.id
Date Deposited: 20 May 2019 04:46
Last Modified: 20 May 2019 04:46
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/996

Actions (login required)

View Item View Item