HUBUNGAN RIWAYAT KELAHIRAN BERAT BAYI LAHIR RENDAH DENGAN PERTUMBUHAN ANAK USIA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KALIBAWANG KABUPATEN KULON PROGO TAHUN 2020

Ummi Kholsum, Ummi HUBUNGAN RIWAYAT KELAHIRAN BERAT BAYI LAHIR RENDAH DENGAN PERTUMBUHAN ANAK USIA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KALIBAWANG KABUPATEN KULON PROGO TAHUN 2020. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak. ISSN 2302-6014

[img] Text
Awal.pdf

Download (203kB)
[img] Text
Abstract.pdf

Download (100kB)
[img] Text
Chapter I.pdf

Download (114kB)
[img] Text
Chapter 2.pdf

Download (185kB)
[img] Text
Chapter 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (179kB)
[img] Text
Chapter 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (133kB)
[img] Text
Conclusion.pdf

Download (34kB)
[img] Text
Appendices.pdf
Restricted to Registered users only

Download (387kB)

Abstract

Latar Belakang: Pertumbuhan dan perkembangan mengalami peningkatan yang pesat pada usia dini, yaitu dari 0-5 tahun. Masa ini sering juga disebut sebagai fase “Golden Age”. Faktor-faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang yaitu faktor genetik dan faktor lingkungan. faktor lingkungan (prenatal) berpengaruh terhadap tumbuh kembang janin mulai konsepsi sampai lahir diantaranya gizi ibu pada waktu hamil. Apabila gizi ibu yang jelek sebelum terjadinya kehamilan maupun pada waktu sedang hamil, lebih sering menghasilkan bayi BBLR (berat badan lahir rendah). BBLR juga dapat menyebabkan kecacatan, gangguan, atau menghambat pertumbuhan dan perkembangan kognitif, dan penyakit kronis di kemudian hari. Tujuan: Mengetahui hubungan riwayat kelahiran berat bayi lahir rendah dengan pertumbuhan anak usia balita di wilayah kerja Puskesmas Kalibawang Kabupaten Kulon Progo tahun 2020. Metode: Penelitian ini menggunakan analitik observasional dengan desain case control. Subjek penelitian ini 30 balita dengan pertumbuhan normal dan 30 balita dengan pertumbuhan tidak normal pada tahun 2020. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling dan menggunakan data sekunder. Analisis data menggunakan analisis univariat, dan analisis bivariat (Chi Square dan Odd Ratio). Hasil: Penelitian menunjukkan adanya hubungan antara pertumbuhan anak usia balita dengan riwayat kelahiran BBLR (p-value 0,009) dengan nilai OR 4,929 (CI 1.612-15.071). Balita dengan riwayat kelahiran BBLR memiliki risiko mengalami pertumbuhan tidak normal 4.929 kali lebih besar dibandingkan dengan balita yang tidak memiliki riwayat kelahiran BBLR. Kesimpulan: Ada hubungan antara pertumbuhan anak usia balita dengan riwayat kelahiran BBLR Kata Kunci: Pertumbuhan, Riwayat BBLR.

Item Type: Article
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan
Depositing User: Mahasiswa Polkesyo
Date Deposited: 09 Aug 2023 03:18
Last Modified: 09 Aug 2023 03:18
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/9896

Actions (login required)

View Item View Item