KARAKTERISTIK DAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI DUSUN KLANGON KECAMATAN SEDAYU KABUPATEN BANTUL TAHUN 2020

Siti Alifia (2021) KARAKTERISTIK DAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI DUSUN KLANGON KECAMATAN SEDAYU KABUPATEN BANTUL TAHUN 2020. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

[img] Text
Bagian awal (1).pdf

Download (631kB)
[img] Text
BAB I KTI.pdf

Download (326kB)
[img] Text
BAB II KTI.pdf

Download (542kB)
[img] Text
BAB IV KTI.pdf

Download (365kB)
[img] Text
BAB V KTI.pdf

Download (163kB)
[img] Text
Daftar Pustaka (1).pdf

Download (367kB)
[img] Text
Lampiran-converted.pdf

Download (1MB)
Official URL: http://poltekkesjogja.ac.id

Abstract

Latar Belakang : Berdasarkan studi pendahuluan di Puskesmas Sedayu I, didapatkan hasil untuk diare pada balita dalam 6 bulan terakhir yaitu pada Bulan Juli 2020 hingga Desember 2020, ditemukan sejumlah 18 anak untuk Wilayah Kerja Puskesmas Sedayu I, dan Dusun Klangon menjadi wilayah dengan diare tertinggi, yaitu sejumlah 3 anak. Sementara itu, untuk jumlah balita di Dusun Klangon sendiri sejumlah 55 anak. Tujuan Penelitian : Mengetahui karakteristik dan kejadian diare pada balita di Dusun Klangon Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, tahun 2020. Metode Penelitian : Penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 3 April 2021di Dusun Klangon Kecamatan Sedayu Kabupaten Bantul. Subjek penelitian ini yaitu semua balita di Dusun Klangon dengan batas minimal usia 6 bulan sejumlah 55 balita. Hasil Penelitian : Diare dialami oleh 11 dari 55 balita di dusun klangon Kecamatan Sedayu Kabupaten Bantul atau 20% dari seluruh subyek penelitian. Prevalensi kejadian diare pada balita dengan BBLR, tidak ASI Eksklusif, ibu balita memiliki kebiasaan mencuci tangan yang cukup, serta tingkat pengetahuan ibu yang cukup lebih tingi dibandingkan dengan balita dengan berat lahir normal, ASI Eksklusif, ibu balita memiliki kebiasaan mencuci tangan yang baik dan tingkat pengetahuan ibu yang baik. Kesimpulan : Prevalensi diare pada balita tahun 2020 di di Dusun Klangon Kecamatan Sedayu Kabupaten Bantul sebesar 20%. Prevalensi diare lebih tinggi terjadi pada balita yang mengalami BBLR, tidak diberi ASI eksklusif, ibu memiliki kebiasaan mencuci tangan dan tingkat pengetahuan yang kurang baik. Kata Kunci : Diare, ASI, Mencuci Tangan, Pengetahuan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RJ Pediatrics
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi DIII Kebidanan
Depositing User: User 2020
Date Deposited: 12 Jan 2022 04:46
Last Modified: 12 Jan 2022 04:46
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/7526

Actions (login required)

View Item View Item