PERBEDAAN EFEKTIVITAS MENYIKAT GIGI MENGGUNAKAN KAYU SIWAK DENGAN SIKAT GIGI KONVENSIONAL TERHADAP PENURUNAN DEBRIS INDEKS SISWA MI MA’ARIF CANDRAN YOGYAKARTA

Anggun Rachmwati, Anggun Rachmwati and Siti Sulastri, Siti Sulastri and Almujadi, Almujadi (2019) PERBEDAAN EFEKTIVITAS MENYIKAT GIGI MENGGUNAKAN KAYU SIWAK DENGAN SIKAT GIGI KONVENSIONAL TERHADAP PENURUNAN DEBRIS INDEKS SISWA MI MA’ARIF CANDRAN YOGYAKARTA. skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

[img] Text
Awal.pdf

Download (844kB)
[img] Text
Abstract%20.pdf

Download (150kB)
[img] Text
Chapter%201.pdf

Download (112kB)
[img] Text
Chapter%20II.pdf

Download (438kB)
[img] Text
Chapter%20III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (329kB)
[img] Text
Chapter%20IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (217kB)
[img] Text
Conclusion.pdf

Download (186kB)
[img] Text
References.pdf

Download (216kB)
[img] Text
Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Debris merupakan sisa makanan yang tertinggal di permukaan gigi serta gusi pada individu dan upaya yang dilakukan dengan cara membersihkan debris secara mekanis yaitu menyikat gigi. Siwak telah digunakan sebagai alat untuk membersihkan gigi dan mulut sejak 7000 tahun yang lalu dan sikat gigi konvensional alat utama yang digunakan untuk membersihkan gigi dan mulut. Tujuan penelitian : Mengetahui perbedaan efektivitas menyikat gigi menggunakan kayu siwak dengan sikat gigi konvensional terhadap penurunan debris indeks siswa MI Ma’arif Candran Yogyakarta. Metode Penelitian : Penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan pre-test dan post-test. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2019. Sampel penelitian seluruh siswa kelas III MI Ma’arif Candraan Yogyakarta berjumlah 48 orang dengan teknik pengambilan total sampling. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon dan Uji Mann-Whitney. Hasil Penelitian : Rerata pre-test debris indeks pada kelompok menggunakan kayu siwak adalah 1.37±0.50 dan rerata post-test debris indeks menurun hingga 0.70±0.40 dengan selisih 0.66±0.30. Sedangkan rerata pre-test debris indeks pada kelompok menggunakan sikat gigi konvensional adalah 1.25±0.49 dan rerata post-test debris indeks menurun hingga 0.49±0.33 dengan selisih 0.76±0.38. Uji Wiloxocon menunjukkan hasil dengan nilai p = 0.000 dan nilai p < 0.05 dan Uji beda Mann-Whitney menunjukkan hasil dengan nilai p = 0.000 dan nilai p<0.05. Kesimpulan: Ada perbedaan efektivitas menyikat gigi menggunakan kayu siwak dengan sikat gigi konvensional terhadap penurunan debris indeks pada siswa MI Ma’arif Candran Yogyakarta. Kata kunci: kayu siwak, sikat gigi konvensional, debris indeks

Item Type: Thesis (skripsi)
Subjects: R Medicine > RK Dentistry
Divisions: > Jurusan
Depositing User: analis
Date Deposited: 31 Jan 2019 08:32
Last Modified: 31 Jan 2019 08:53
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/715

Actions (login required)

View Item View Item