PENURUNAN ANGKA KUMAN UDARA SETELAH DILAKUKAN DESINFEKSI DENGAN DESINFEKTAN “ANIOSPRAY 29” MENGGUNAKAN FOGGERDI RUMAH PENDERITA TUBERKULOSIS WILAYAH KERJA PUSKESMAS GONDOMANAN

ANNISA KUSHARANI (2017) PENURUNAN ANGKA KUMAN UDARA SETELAH DILAKUKAN DESINFEKSI DENGAN DESINFEKTAN “ANIOSPRAY 29” MENGGUNAKAN FOGGERDI RUMAH PENDERITA TUBERKULOSIS WILAYAH KERJA PUSKESMAS GONDOMANAN. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

[img] Text
KARYA TULIS ILMIAH.pdf
Restricted to Registered users only

Download (16MB)
Official URL: http://poltkkesjogja.ac.id

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit infeksi menular disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberkulosis. Penularan penyakit ini melalui perantaraan ludah atau dahak penderita yang mengandung bakteri tuberkulosis. Usaha sanitasi dalam mengendalikan kuman udara mencegah terjadinya penularan adalah dengan desinfeksi ruang. Bahan yang dapat digunakan untuk desinfeksi ruang adalah desinfektan “Aniospray 29” yang merupakan larutan siap pakai, dan aktif terhadap bakteri Mycobacterium tuberkulosis. Alat yang digunakan dalam proses desinfeksi adalah penyemprotan menggunakan fogger yang dapat menjangkau area lebih tinggi dan lebih luas. Puskesmas Gondomanan adalah organisasi fungsional yang menyelenggarakan upaya kesehatan meliputi kelurahan Prawirodirjan dan Ngupasan. Pada periode 2 tahun terakhir terdapat 13 orang penderita Tuberkulosis. Tujuan penelitian ini mengetahui penurunan angka kuman udara sebelum dan sesudah dilakukan desinfeksi dengan desinfektan “Aniospray 29” menggunakan fogger di rumah penderita Tuberkulosis wilayah kerja Puskesmas Gondomanan. Penelitian ini merupakan jenis Pra Experiment dengan desian One Group Pretest-Postest Design. Sampel dari penelitian ini sebanyak 7 rumah yang akan diambil sampel kuman udaranya sebelum dan sesudah perlakuan desinfeksi. Hasilnya dianalisis secara deskriptif dan analitik menggunakan uji t test terikat dengan tingkat signifikan 95% (α=0,05). Hasil dan kesimpulan dari penelitian ini didapatkan hasil p = 0,000 atau p < 0,05 yang berarti ada beda angka kuman udara sebelum dan sesudah dilakukan desinfeksi di rumah penderita Tuberkulosis. Saran yang dapat diberikan kepada masyarakat adalah untuk merubah perilaku penderita dengan menggunakan masker ketika sedang berbicara dengan orang yang sehat, menutup mulut dan hidung ketika bersin dan batuk, membuka ventilasi, jendela atau pintu agar sinar matahari dapat masuk ke dalam rumah dan mengurangi kuman udara di dalam rumah. Kata kunci : Tuberkulosis, desinfeksi, desinfektan “Aniospray 29”, fogger, angka kuman udara, rumah penderita tuberkulosis.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi DIII Kesehatan Lingkungan
Depositing User: editor ed
Date Deposited: 27 Oct 2020 06:54
Last Modified: 27 Oct 2020 06:54
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/4777

Actions (login required)

View Item View Item