PEMANFAATAN BAWANG PUTIH (Alium sativum L) DAN DAUN PANDAN (Pandanus amaryllifolius Roxb) SEBAGAI PENGAWET ALAMI TAHU DITINJAU DARI MASA SIMPAN DAN TINGKAT KESUKAAN

NUR CHOLIFAH (2017) PEMANFAATAN BAWANG PUTIH (Alium sativum L) DAN DAUN PANDAN (Pandanus amaryllifolius Roxb) SEBAGAI PENGAWET ALAMI TAHU DITINJAU DARI MASA SIMPAN DAN TINGKAT KESUKAAN. ["eprint_fieldopt_thesis_type_skripsi" not defined] thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

[img] Text
pdfjoiner.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)
Official URL: http://poltekkesjogja.ac.id

Abstract

Tahu adalah makanan yang sangat populer di masyarakat. Tahu bersifat mudah rusak (busuk), pada kondisi biasa (suhu kamar) daya tahannya rata-rata 1-2 hari saja. Setelah lebih dari batas tersebut rasanya menjadi asam lalu berangsurangsur busuk, sehingga tidak layak dikonsumsi lagi. Oleh karena itu, produsen tahu sering menambahkan zat pengawet berbahaya seperti formalin untuk memperpanjang masa simpan tahu. Bawang putih dan daun pandan merupakan alternatif pengawet alami yang diharapkan bisa memperpanjang masa simpan tahu dan membuat rasa tahu tetap disukai masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan tahu yang direndam dalam campuran larutan 2,5% bawang putih dan 2,5% daun pandan dengan tahu yang direndam dalam air mineral terhadap masa simpan citarasa tahu. Jenis penelitian adalah Quasi Eksperimen dengan desain penelitian Posttest only with Control Group Design. Objek penelitian ini adalah tahu putih dengan jumlah 1.440 buah yang berukuran 2x2x2,5 cm. Analisis data menggunakan Shapiro-Wilk yang semua hasilnya mempunyai nilai sig <0,05, yang berarti data berdistribusi tidak normal. Kemudian dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney yang menunjukkan bahwa nilai probabilitasnya adalah 0,000 (<0,05), sehingga H0 ditolak karena sig <0,05 dan Hα diterima. Dari hasil penelitian diperoleh semua nilai sig (2-tailed) adalah 0,000 (<0,05). Kesimpulannya adalah ada perbedaan antara tahu yang direndam dalam campuran larutan 2,5% bawang putih dan 2,5% daun pandan dengan tahu yang direndam dalam air mineral terhadap masa simpan dan citarasa tahu, dimana lama waktu simpan tahu eksperimen 23,3 jam lebih lama dan lebih disukai daripada tahu kontrol. Kata Kunci : Bawang Putih, Pandan, Pengawetan, Masa Simpan, Tahu

Item Type: Thesis (["eprint_fieldopt_thesis_type_skripsi" not defined])
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi Sarjana Terapan Sanitasi Lingkungan
Depositing User: editor ed
Date Deposited: 27 Oct 2020 06:53
Last Modified: 15 Jun 2021 00:43
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/4776

Actions (login required)

View Item View Item