TEPUNG SERAI SEBAGAI OBAT NYAMUK BAKAR

YOLLA AYU MEDIKAWANTI, (2014) TEPUNG SERAI SEBAGAI OBAT NYAMUK BAKAR. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

[img] Text
KTI Yolla.pdf
Restricted to Registered users only

Download (982kB)
Official URL: http://poltekkesjogja.ac.id

Abstract

Penyakit demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit infeksi virus yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypty. Obat Nyamuk Bakar (ONB) adalah bahan penghasil asap berinsektisida yang banyak digunakan untuk mengurangi gigitan nyamuk dan mengurangi kepadatan nyamuk. ONB termasuk yang mudah digunakan, efektif dan murah. Selama ini, bahan aktif yang digunakan dalam formulasi adalah senyawa sintetik allethrin, piretrin dan transflutrin. Dalam upaya mencari peluang untuk mengurangi bahan kimia yang berbahaya, dilakukan percobaan dengan memanfaatkan bahan alami sebagai bahan aktif dalam formula obat nyamuk bakar. Tujuannya selain untuk mengurangi pemakaian bahan aktif sintetis juga karena serai wangi cukup banyak tersedia di Indonesia. Serai wangi (Cymbopogon nardus) adalah yang paling sering digunakan karena selain harganya murah dan mudah didapatkan, abu dari daun dan tangkainya mengandung 49% silika yang merupakan penyebab desikasi (keluarnya cairan tubuh secara terus-menerus) pada kulit serangga sehingga serangga akan mati kekeringan. Berdasarkan hal tersebut peneliti tertarik untuk meneliti efektifitas serai wangi sebagai pembunuh yang diformulasikan dalam bentuk sediaan obat nyamuk bakar dengan kriteria sediaan obat nyamuk bakar harus mudah dibakar, tetapi bahan tahan lama terbakar, serta tidak mengeluarkan asap yang berlebihan. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat experimen dengan True eksperimen dengan Post Test Only With Control Group Design. Populasi adalah semua nyamuk Aedes aegypti hasil penangkaran sendiri dari hasil pemasangan ovitrap di asrama 1 Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. Sampel adalah nyamuk Aedes aegypti yang berjumlah 240 ekor yang diambil secara acak digunakan untuk 3 kali pengulangan. Ada perbedaan lama waktu bakar antara obat nyamuk bakar alami, merek B, merek TR dan merek V yaitu 2,71 jam, 6,22 jam, 5,87 jam dan 3,68 jam. Hasil uji statistik menunjukkan ada beda antara obat nyamuk bakar alami dengan obat nyamuk yang dijual dipasaran yaitu p-value sebesar 0,000 dimana < 0,05 serta didapatkan hasil uji LSD obat nyamuk yang paling efektif yaitu obat nyamuk bakar merek B. Hasil uji analisis probit ada perbedaan KT 50 dan KT 90 dari semua jenis obat nyamuk bakar yaitu obat nyamuk bakar alami adalah 4,195 menit dan 11,608 menit, obat nyamuk bakar merek B yaitu 2,431 menit dan 6,786 menit, obat nyamuk bakar merek TR yaitu 1,358 menit dan 3,424 menit dan obat nyamuk bakar merek V yaitu 1,548 menit dan 3,855 menit. Ada perbedaan kemampuan antara obat nyamuk alami dengan yang ada dipasaran dalam mematikan nyamuk Aedes aegypti. Obat nyamuk yang paling efektif yaitu obat nyamuk bakar merek B. Kata kunci: Obat Nyamuk Bakar (ONB), Aedes aegypti, Serai wangi (Cymbopogon nardus)

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi DIII Kesehatan Lingkungan
Depositing User: editor ed
Date Deposited: 23 Oct 2020 03:41
Last Modified: 23 Oct 2020 03:41
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/4587

Actions (login required)

View Item View Item