PEMANFAATAN SAMPAH BUAH, AIR CUCIAN BERAS, DAN KOTORAN AYAM SEBAGAI PUPUK ORGANIK CAIR

SEFTI PURNAWATI (2015) PEMANFAATAN SAMPAH BUAH, AIR CUCIAN BERAS, DAN KOTORAN AYAM SEBAGAI PUPUK ORGANIK CAIR. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

[img] Text
KTI SEFTI PURNAWATI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (891kB)
Official URL: http://poltekkesjogja.ac.id

Abstract

Sifat manusia yang konsumtif dan jumlah manusia mempengaruhi jumlah sampah yang dihasilkan. Sampah adalah masalah lingkungan yang dihadapi di seluruh negara. Sampah yang berasal dari berbagai sumber berpotensi mencemari lingkungan, baik lingkungan darat, udara maupun air 1). Pasar buah dan sayur Giwangan menghasilkan sampah sebanyak 1-3 truk. Kandungan NPK limbah sayur dan buah yang telah dilakukan yaitu Nitrogen 331 ppm, Phosfor 838,1 ppm, dan Kalium 268,1 ppm 2). Air cucian beras merupakan sumber primer bahan organik bagi jaringan tanaman berupa akar, batang, ranting, daun dan buah 3). Pupuk kotoran ayam memiliki sumber kalium terbesar dibandingkan dengan pupuk kandang yang lain yaitu sebesar 1,50 % 4). Tujuan penelitian adalah mengetahui perbedaan kualitas pupuk organik cair dari campuran sampah buah, air cucian beras dan kotoran ayam dengan berbagai komposisi. Lokasi pembuatan pupuk organik cair dilakukan di Dusun Kalideres Rt 01 Rw 04, Tugu, Cawas, Kabupaten Klaten. Jenis penelitian eksperimen dengan menggunakan desain Posttest With Control Group Design. Obyek penelitian adalah sampah buah. Uji statistik menggunakan uji One Way Anova satu jalan dan uji LSD. Hasil Pengamatan kondisi fisik meliputi bau dan warna. Hasil kandungan Nitrogen tertinggi pada pupuk organik cair Kontrol, kandungan Phosfor tertinggi pada pupuk organik cair B dan kandungan Kalium tertinggi pada pupuk organik cair Kontrol. Dari uji One Way Anova untuk kandungan Nitrogen dan Phosfor didapatkan hasil nilai Sig < 0,05 yaitu 0,007 dan 0,000 yang berarti ada beda. Sedangkan untuk kandungan Kalium dengan nilai sig 0,112 berarti tidak ada beda. Hasil Kandungan tersebut belum memenuhi baku mutu standar pupuk organik cair. Pupuk organik cair yang terbaik yaitu pupuk organik cair Kontrol yang memiliki nilai Kandungan Nitogen dan Kalium tertinggi diantara pupuk lainnya. Kata kunci : Buah, Air Cucian Beras, Kotoran Ayam, Pupuk Organik Cair, Nitrogen, Phosfor dan Kalium

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi DIII Kesehatan Lingkungan
Depositing User: editor ed
Date Deposited: 23 Oct 2020 02:24
Last Modified: 23 Oct 2020 02:24
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/4570

Actions (login required)

View Item View Item