PRAKTIK CUCI TANGAN PAKAI SABUN PADA SISWA SEKOLAH DASAR UNTUK MENINGKATKAN PHBS

AGNESYA TRIYUNI LESTARI (2020) PRAKTIK CUCI TANGAN PAKAI SABUN PADA SISWA SEKOLAH DASAR UNTUK MENINGKATKAN PHBS. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

[img] Text
Awal.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Abstract.pdf

Download (10kB)
[img] Text
Chapter1.pdf

Download (71kB)
[img] Text
Chapter2.pdf

Download (63kB)
[img] Text
Chapter3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (130kB)
[img] Text
Chapter4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (108kB)
[img] Text
Conclusion.pdf

Download (66kB)
[img] Text
References.pdf

Download (79kB)
[img] Text
Appendices.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)
Official URL: http://poltekkesjogja.ac.id

Abstract

Latar belakang: Salah satu indikator PHBS di tatanan sekolah antara lain adalah cuci tangan pakai sabun (CTPS) dan air mengalir. Cuci tangan pakai sabun dan air mengalir merupakan suatu bentuk upaya preventif yang dapat dilakukan untuk melindungi anak-anak dari penyakit menular seperti diare, pneumonia, ISPA, dan penyakit menular lainnya. Siswa merupakan sasaran yang efektif untuk merubah perilaku dan kebiasaan hidup sehat. Anak usia sekolah berada pada kondisi yang sangat peka terhadap stimulus sehingga mudah dibimbing, diarahkan, dan ditanamkan kebiasaan-kebiasaan yang baik, termasuk kebiasaan berperilaku hidup bersih dan sehat seperti mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir. Tujuan: Menelaah faktor apa saja yang berpengaruh dalam perilaku cuci tangan pakai sabun pada siswa sekolah dasar berdasarkan data penelitian yang ada. Metodogi: Jenis penelitian ini adalah review literatur dengan dessain penelitian studi pustaka dengan. Penelusuran dilakukan menggunakan data base penelitian kesehatan melalui Portal Garuda dan Research Gate. Hasil: Berdasarkan hasil telaah lima artikel penelitian, praktik cuci tangan siswa dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu pengetahuan, peran guru, peran orang tua dan sarana prasarana. Faktor ketersediaan sarana dan prasarana merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap perilaku cuci tangan pada siswa. Kesimpulan: Perilaku cuci tangan tercipta berdasarkan beberapa faktor, setiap faktor saling mempengaruhi satu sama lain, oleh karena itu, semua faktor tersebut harus berjalan beriringan karena merupakan satu-kesatuan yang dapat mewujudkan perilaku sehat. Kata Kunci: cuci tangan dan siswa sekolah dasar.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Keperawatan > Program Studi DIII Keperawatan
Depositing User: Mahasiswa Polkesyo
Date Deposited: 14 Jul 2021 01:59
Last Modified: 04 Mar 2022 04:40
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/2623

Actions (login required)

View Item View Item