PENGARUH PENYULUHAN HIGIENE TERHADAP PENGETAHUAN DAN PERILAKU HIGIENE PENJAMAH MAKANAN PADA PENYELENGGARAAN MAKAN DI RSUD LAMANDAU

Hetty, Niawati and Agus, Wijanarka and Isti, Suryani (2019) PENGARUH PENYULUHAN HIGIENE TERHADAP PENGETAHUAN DAN PERILAKU HIGIENE PENJAMAH MAKANAN PADA PENYELENGGARAAN MAKAN DI RSUD LAMANDAU. skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

[img] Text
Awal.pdf

Download (755kB)
[img] Text
ABSTRACT.pdf

Download (289kB)
[img] Text
Chapter1.pdf

Download (330kB)
[img] Text
Chapter2.pdf

Download (368kB)
[img] Text
Chapter3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (483kB)
[img] Text
Chapter4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (446kB)
[img] Text
Conclusion.pdf

Download (195kB)
[img] Text
Reference.pdf

Download (316kB)
[img] Text
Appendices.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Latar Belakang : Makanan merupakan kebutuhan pokok manusia untuk mendukung kesehatan. Makanan yang dibutuhkan harusnya bernilai gizi baik. Selain nilai gizi, hal lain juga perlu diperhatikan, seperti cara pengolahan, kebersihan penjamah makanan dan bagaimana makanan tersebut disajikan. Peningkatan mutu makanan tidak terlepas dari peran penjamah makanan yang terlibat langsung dalam proses pengolahan makanan yang dikonsumsi oleh konsumen. Penjamah makanan yang kurang sehat atau membawa kuman penyakit (carier) menjadi ancaman bagi kesehatan masyarakat. Faktor kebersihan penjamah atau pengelola makanan yang biasa disebut personal hygiene, merupakan prosedur menjaga kebersihan dan pengolahan makanan yang aman dan sehat. Tujuan : Meningkatkan pengetahuan dan perilaku hygiene dengan penyuluhan hygiene penjamah makanan dalam penyelenggaraan makan di RSUD Lamandau. Metode : Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi eksperimen). Desain penelitian yang digunakan adalah one group pre dan post test design. Penelitian ini dilaksanakan di Instalasi Gizi RSUD Lamandau bulan Februari 2019. Subjek penelitian ini adalah semua penjamah makanan berjumlah 10 orang. Analisis data menggunakan uji paired t-test. Hasil : Berdasarkan uji paired t-test diperoleh nilai ρ value tingkat pengetahuan sebesar 0,025 (<0,05), artinya terdapat perbedaan yang bermakna pengetahuan antara sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Dengan demikian intervensi berupa penyuluhan higiene bisa meningkatkan pengetahuan responden mengenai higiene. Dan nilai ρ value tingkat perilaku sebesar 0,000 (<0,05), artinya terdapat perbedaan yang bermakna perilaku antara sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Dengan demikian intervensi berupa penyuluhan higiene. Kesimpulan : Adanya peningkatan pengetahuan setelah penyuluhan sebesar 20%, adanya peningkatan perilaku setelah penyuluhan sebesar 60%. Kata Kunci : penyuluhan, higiene, pengetahuan, perilaku, instalasi gizi

Item Type: Thesis (skripsi)
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Gizi > Program Studi Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika
Depositing User: analis
Date Deposited: 15 Jul 2019 02:12
Last Modified: 19 Mar 2020 04:14
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/1355

Actions (login required)

View Item View Item