EFEKTIVITAS PENGGUNAAN FORCED AIR WARMING TERHADAP GRADE SHIVERING POST OPERASI SECTIO CAESAREA DENGAN SPINAL ANESTESI DI RECOVERY ROOM RSUD TEMANGGUNG

Aini, Putri Zulva Nur (2023) EFEKTIVITAS PENGGUNAAN FORCED AIR WARMING TERHADAP GRADE SHIVERING POST OPERASI SECTIO CAESAREA DENGAN SPINAL ANESTESI DI RECOVERY ROOM RSUD TEMANGGUNG. Other thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

[img] Text (COVER)
1. Awal.pdf

Download (15MB)
[img] Text
2. Abstract.pdf

Download (62kB)
[img] Text
3. Chapter 1.pdf

Download (87kB)
[img] Text
4. Chapter 2.pdf

Download (306kB)
[img] Text
5. Chapter 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (223kB)
[img] Text
6. Chapter 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (117kB)
[img] Text
7. Conclusion.pdf

Download (71kB)
[img] Text
8. References .pdf

Download (109kB)
[img] Text
9. Appendics.pdf
Restricted to Registered users only

Download (7MB)

Abstract

Latar Belakang: Shivering merupakan suatu respon fisiologis tubuh yang ditandai dengan adanya peningkatan aktifitas muscular untuk mempertahankan suhu tubuh yang terjadi penurunan akibat dari tindakan pembedahan. Penanganan shivering merupakan hal yang penting karena dapat meningkatkan resiko pasca operasi. Forced air warming (FAW) adalah alat untuk membantu mengahangatkan tubuh dengan menggunakan udara panas. FAW bertujuan untuk menghindari atau mengurangi shivering. Tujuan: Mengetahui efektivitas penggunaan forced air warming terhadap grade shivering post operasi sectio caesarea dengan spinal anestesi di recovery room RSUD Temanggung Metode: Jenis penelitian observasional non-eksperimen dengan desain penelitian Cross-Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien post sectio caesarea dengan spinal anestesi di recovery room. Teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling melibatkan 84 responden terbagi menjadi 2 kelompok. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dan uji Mann-Whitney. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari-Maret 2023 di recovery room RSUD Temanggung. Hasil: Ada perbedaan penurunan grade shivering yang lebih signifikan pada kelompok yang menggunakan forced air warming pada post sectio caesarea dengan hasil uji Wilcoxon didapatkan nilai signifikasi sebesar 0,000 maka nilai signifikasi ≤0,05, sedangkan pada kelompok yang menggunakan selimut biasa didapatkan nilai signifikasi 0,083. Sedangkan pada uji Mann-Whitney didapatkan hasil 0,000, sehingga Ha diterima. Kesimpulan: Penggunaan forced air warming efektif terhadap grade shivering post operasi sectio caesarea dengan spinal anestesi di recovery room RSUD Temanggung. Kata Kunci: Efektivitas, Forced Air Warming, shivering, sectio caesarea

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Keperawatan > Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan Anestesiologi
Depositing User: Mahasiswa Polkesyo
Date Deposited: 14 Dec 2023 02:20
Last Modified: 14 Dec 2023 02:20
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/13324

Actions (login required)

View Item View Item