GAMBARAN PEWARNAAN GIGI PADA MASYARAKAT USIA 30-50 TAHUN YANG MENGKONSUMSI TEH HITAM

Sani, Rahma Anggita (2021) GAMBARAN PEWARNAAN GIGI PADA MASYARAKAT USIA 30-50 TAHUN YANG MENGKONSUMSI TEH HITAM. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

[img] Text (Awal)
1Awal.pdf

Download (2MB)
[img] Text (Abstract)
1Abstract.pdf

Download (561kB)
[img] Text (Chapter1)
1Chapter1.pdf

Download (1MB)
[img] Text (Chapter2)
1Chapter2.pdf

Download (860kB)
[img] Text (Chapter3)
1Chapter3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (Chapter4)
1Chapter4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (Conclusion)
1Conclusion.pdf

Download (322kB)
[img] Text (References)
1References.pdf

Download (771kB)
[img] Text (Appendices)
1Appendices.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
Official URL: https://poltekkesjogja.ac.id/

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Pewarnaan gigi dapat disebabkan oleh minuman berwarna seperti teh, kopi. Masyarakat Desa Pilangrejo RT 01 RW 01 mengonsumsi teh hitam dalam sehari bisa mencapai rata-rata 2-3 gelas. Mengakibatkan terlihatnya gambaran klinis berupa pewarnaan gigi pada sebagaian masyarakat. Hasil wawancara menunjukkan 60% masyarakat usia 30-50 tahun yang peneliti wawancarai sering mengkonsumsi teh hitam. Hasil studi pendahuluan menunjukkan bahwa kebiasaan mengkonsumsi teh hitam masyarakat usia 30-50 tahun dalam kategori banyak. Tujuan Penelitian: Diketahuinya gambaran pewarnaan gigi pada masyarakat usia 30-50 tahun yang mengonsumsi teh hitam di Desa Pilangrejo RT 01 RW 01 Nglipar Kabupaten Gunungkidul. Metode Penelitian: Jenis penelitian bersifat deskriptif dengan rancangan survey cross sectional. Cara pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling, dengan jumlah sampel 38 responden sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengukuran skor pewarnaan gigi dengan cara memfoto gigi responden kemudian diliat kategori skor giginya dan kebiasaan responden yang mengonsumsi teh hitam. Hasil: variabel pewarnaan gigi didapatkan bahwa 16 responden (42,1%) memiliki variabel pewarnaan gigi cukup. Hasil tabulasi silang antara pewarnaan gigi dengan jenis kelamin responden diketahui bahwa sebagian besar responden memiliki pewarnaan gigi baik dengan jenis kelamin perempuan 16 responden (42,1%) dan paling sedikit adalah responden laki-laki yang memiliki kriteria pengetahuan kurang sebesar 1 responden (2,6%). Kesimpulan: Pewarnaan gigi terbanyak berada dalam kategori noda ringan kuning sedang sebanyak 18 responden (47,4%). Kata Kunci: Teh Hitam, Pewarnaan Gigi

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RK Dentistry
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Keperawatan Gigi > Program Studi DIII Keperawatan Gigi
Depositing User: Mahasiswa Polkesyo
Date Deposited: 15 May 2023 02:21
Last Modified: 15 May 2023 02:21
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/12402

Actions (login required)

View Item View Item