PEMANFAATAN KERTAS BEKAS, SERABUT KELAPA (Cocos nucifera) DAN KULIT SINGKONG (Manihot utilissima) UNTUK PEMBUATAN KERTAS DAUR ULANG

Zurorotul Munashifah, and Heru Subaris K, and Bambang Suwerda, (2018) PEMANFAATAN KERTAS BEKAS, SERABUT KELAPA (Cocos nucifera) DAN KULIT SINGKONG (Manihot utilissima) UNTUK PEMBUATAN KERTAS DAUR ULANG. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

[img] Text
KTI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
Official URL: http://poltekkesjogja.ac.id

Abstract

Sampah masih dianggap suatu yang tidak berguna. Keberadaan sampah yang dihasilkan sebanding dengan jumlah penduduk, jenis aktivitas dan tingkat konsumsi masyarakat. Desa Kalipoh, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen merupakan daerah penghasil sampah seperti kertas bekas, serabut kelapa dan kulit singkong. Ketiga jenis sampah ini memiliki kandungan sellulose yang dapat dimanfaatkan untuk membuat kertas daur ulang. Tujuan penelitian ini adalah untuk memanfaatkan sampah menjadi suatu produk kertas daur ulang dan mengetahui bagaimana penerimaan masyarakat. Jenis penelitian ini adalah pra eksperimen dengan posttest only design dengan analisis deskriptif. Uji yang dilakukan adalah daya serap air, kuat tarik, uji fisik dan penerimaan masyarakat. Pembuatan kertas daur ulang sebanyak 3 variasi yaitu 1:1:2, 1:2:1 dan 2:1:1. Uji daya serap air dilakukan sebanyak tiga kali dengan hasil rata-rata 76 mm, 98 mm dan 90,33 mm. Uji kuat tarik dilakukan sebanyak 10 kali dengan hasil rata-rata 2,683 N/mm, 0,724 N/mm dan 1,415 N/mm. Sedangkan berdasarkan hasil uji penerimaan masyarakat bahwa kertas daur ulang variasi I memiliki tekstur agak kasar, serat agak nampak dan yang pucat/agak gelap; variasi II memiliki tekstur kasar, serat nampak dan warna pucat, sedangkan variasi III memiliki tekstur agak kasar, serat agak nampak dan warna cerah. Masyarakat juga mengapresiasi dengan baik inovasi pembuatan kertas daur ulang tersebut. Berdasarkan pengujian daya serap air dan kuat tarik kertas diketahui bahwa semua variasi kertas memenuhi standar sesuai SNI 0499 tahun 2008 yaitu 50-100 mm. Sedangkan kuat tasrik kertas yang sesuai standar SNI 14-6419 tahun 2001 adalah variasi 1:1:2 yaitu minimal 1,96 N/mm dengan hasil 2,683 N/mm. Masyarakat disarankan dapat mengaplikasikan pembuatan kertas daur ulang. Sedangkan peneliti selanjutnya disarankan dapatmemanfatkan sampah lain untuk membuat kertas daur ulang serta mereka memperhatikan suhu dan kelembaban ruangan sesuai standar SNI ketika melakukan pengujian daya serap air.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi DIII Kesehatan Lingkungan
Depositing User: Unnamed user with email server@poltekkesjogja.ac.id
Date Deposited: 19 Jun 2019 07:18
Last Modified: 19 Jun 2019 07:18
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/1227

Actions (login required)

View Item View Item