PENGARUH HEMOLISIS PADA SERUM TERHADAP PEMERIKSAAN AKTIVITAS ENZIM GAMMA GLUTAMYL TRANSFERASE

Khasanah, Ulfy Nur and Supriyanta, Bambang and Nuryani, Siti (2019) PENGARUH HEMOLISIS PADA SERUM TERHADAP PEMERIKSAAN AKTIVITAS ENZIM GAMMA GLUTAMYL TRANSFERASE. skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

[img] Text
Awal.doc.pdf

Download (547kB)
[img] Text
Abstract.doc.pdf

Download (29kB)
[img] Text
CHAPTER 1.pdf

Download (110kB)
[img] Text
Chapter 2.doc.pdf

Download (218kB)
[img] Text
Chapter 3.doc.pdf

Download (161kB)
[img] Text
Chapter 4.doc.pdf

Download (129kB)
[img] Text
Conclusion.doc.pdf

Download (27kB)
[img] Text
References.doc.pdf

Download (68kB)
[img] Text
Apendices.doc.pdf

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang : Hemolisis mempengaruhi pemeriksaan parameter kimia klinik, salah satunya adalah Gamma GT. Hemolisis mengganggu reaksi pemeriksaan sehingga hasil yang diperoleh tidak menggambarkan konsentrasi sampel yang sebenarnya. Tujuan : Mengetahui pengaruh hemolisis pada serum terhadap hasil pemeriksaan aktivitas enzim Gamma GT. Metode : Eksperimen ini menggukan pooled serum yang dibagi menjadi 6 kelompok. Setiap kelompok ditambah 0 µl, 65 µl, 130 µl, 195 µl, 260 µl dan 325 µl hemolisat dengan kadar hemoglobin 845 mg/dl ke dalam serum, sehingga didapatkan kadar hemoglobin dalam serum yaitu 0 mg/dl; 85,2 mg/dl; 170,4 mg/dl; 213,1 mg/dl; 340,9 mg/dl dan 426,1 mg/dl. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan aktivitas enzim Gamma GT dengan metode fotometri menurut Szasz/Persijn. Data hasil pemeriksaan aktivitas enzim Gamma GT sebanyak 42 data yang diolah dengan analisis deskriptif dan statistik. Hasil Penelitian : Analisis deskriptif menunjukkan adanya penurunan rerata hasil pemeriksaan aktivitas enzim Gamma GT pada serum hemolisis. Analisis statistik menggunakan One-Way Anova menunjukkan ada perbedaan hasil pemeriksaan aktivitas enzim Gamma GT pada serum yang tidak hemolisis dan hemolisis dengan kadar hemoglobin dalam serum 85,2 mg/dl; 170,4 mg/dl; 213,1 mg/dl; 340,9 mg/dl dan 426,1 mg/dl. Uji lanjut menunjukkan bahwa kadar hemoglobin dalam serum sebesar 85,2 mg/dl sudah memberikan perbedaan yang signifikan. Berdasarkan uji regresi dapat diketahui bahwa semakin tinggi kadar hemoglobin dalam serum maka hasil pemeriksaan aktivitas enzim Gamma GT semakin turun. Penurunan aktivitas enzim Gamma GT karena adanya hemoglobin dalam serum sebesar 94,9% dan 5,1% disebabkan oleh faktor lain. Kesimpulan : Ada pengaruh hemolisis pada serum terhadap hasil pemeriksaan aktivitas enzim Gamma GT. Kata kunci : Hemolisis, hemoglobin, serum, Gamma Glutamyl Transferase

Item Type: Thesis (skripsi)
Subjects: R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine
Depositing User: admin analis
Date Deposited: 27 May 2019 08:06
Last Modified: 27 May 2019 08:06
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/1098

Actions (login required)

View Item View Item