EFEKTIFITAS PENGGUNAAN SACHET BIJI KELOR DALAM MENURUNKAN TINGKAT KESADAHAN AIR

Rizky Intan Rahma Sinta Dewi, RIRSD (2022) EFEKTIFITAS PENGGUNAAN SACHET BIJI KELOR DALAM MENURUNKAN TINGKAT KESADAHAN AIR. ["eprint_fieldopt_thesis_type_skripsi" not defined] thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

[img] Text
Awal.pdf

Download (454kB)
[img] Text
Abstrak (intisari) abstract.pdf

Download (196kB)
[img] Text
Chapter 1.pdf

Download (266kB)
[img] Text
Chapter 2.pdf

Download (383kB)
[img] Text
Chapter 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (373kB)
[img] Text
Chapter 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (221kB)
[img] Text
Conclusion.pdf

Download (113kB)
[img] Text
References.pdf

Download (330kB)
[img] Text
Appendices.pdf
Restricted to Registered users only

Download (830kB)
[img] Text
RIZKY INTAN RAHMA SINTA DEWI_P07133218041.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
Official URL: http://poltekkesjogja.ac.id

Abstract

Latar Belakang : Air sadah merupakan air yang mengandung kapur. Air sadah dapat ditemui di daerah pegunungan kapur seperti di wilayah Kabupaten Gunungkidul. Air sadah yang dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, dapat menimbulkan beberapa kerugian seperti sabun sulit berbusa, menimbulkan endapan putih pada peralatan masak, dan gangguan kesehatan. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi atau menghilangkan kesadahan yaitu dengan melakukan pengolahan air secara fisik menggunakan bahan alami yaitu biji kelor yang dikemas dalam bentuk sachet. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas sachet biji kelor dalam menurunkan tingkat kesadahan air. Metode : Jenis penelitian yang dilakukan adalah True Eksperimen dengan desain penelitian Pre-Test Post-Test With Control Group Design. Hasil : Air sadah yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari sumur gali di Dusun Ngasemrejo, Ngawu, Playen, Gunungkidul. Percobaan pencelupan sachet biji kelor dilakukan sebanyak 5 kali pengulangan dan diperoleh hasil penurunan kesadahan dari kelompok kontrol sebesar 0% dengan nilai sig. 1,000, kelompok eksperimen dengan variasi waktu 10 menit sebesar 15% dengan nilai sig. 0,041, variasi waktu 15 menit sebesar 10,54% dengan nilai sig. 0,043, variasi waktu 20 menit 9,63% dengan nilai sig. 0,042, variasi waktu 25 menit 8,05% dengan nilai sig. 0,068. Kesimpulan : Variasi waktu pencelupan sachet biji kelor yang paling efektif menurunkan kesadahan air adalah 10 menit. Kata Kunci : biji kelor, sachet biji kelor, kesadahan

Item Type: Thesis (["eprint_fieldopt_thesis_type_skripsi" not defined])
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi Sarjana Terapan Sanitasi Lingkungan
Depositing User: Mahasiswa Polkesyo
Date Deposited: 13 Sep 2022 02:09
Last Modified: 13 Sep 2022 02:09
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/10268

Actions (login required)

View Item View Item